Penggunaan alat kecantikan seperti dermaroller memang dapat memberikan keuntungan. Hal tersebut dikarenakan Minasan tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk melakukan treatment karena bisa dilakukan di rumah. Selain itu, alat tersebut juga dianggap sebagai solusi alternatif yang aman untuk digunakan mengatasi berbagai masalah kulit. Untuk itu Minasan perlu mencoba untuk memperhatikan sistem kerja dari alat tersebut.
Dengan pengaplikasian yang tepat alat dermaroller tersebut tidak membeirkan efek samping yang berarti. Meskipun setelah menggunakannya Minasan bisa mengalami beberapa perubahan pada kulit yang terlihat sebagai sebuah efek samping. Namun jika Minasan sudah mengetahui apa yang seharusnya dilakukan dan mana yang tidak, maka akan lebih mudah untuk mengatasi kendala tersebut.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Menggunakan Dermaroller
Untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal tidak hanya peralatan yang perlu Minasan perhatikan dengan cermat. Langkah yang perlu dilakukan sebelum dan sesudah melakukan treatment dengan menggunakan alat dermaroller juga menjadi hal penting untuk diketahui. Jika Minasan sudah memahami mengenai hal tersebut dengan baik, maka risiko yang mungkin terjadi bisa lebih diminimalkan. Oleh karena itu, Minasan tidak boleh tergesa-gesa dan malas untuk melakukan setiap langkah penting dalam mengaplikasikan alat kecantikan tersebut.
Pemahaman mengenai hal yang tidak boleh dilakukan setelah mengaplikasikan dermaroller pada kulit wajah mungkin masih jarang diketahui. Namun hal tersebut tentu sangat penting untuk dilakukan sebagai upaya meminimalkan risiko lainnya. Berikut beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Minasan.
1. Sebaiknya hindari makeup selama kurang lebih selama 12 jam setelah pengaplikasian alat tersebut.
2. Gunakan tabir surya dan pelembab untuk melindungi kulit dari sengatan cahaya matahri. Hal tersebut akan melindungi proses regenerasi sel yang telah dirangsang oleh alat tersebut.
3. Jaga kebersihan kulit wajah dengan rajin membersihkannya dengan sabun khusus yang memang cocok untuk kulit Minasan.
4. Hindari kebiasaan menggosok kulit menggunakan handuk atau benda lainnya.
5. Sebaiknya Minasan juga menghindari berbagai produk kecantikan yang mengandung AHA, BHA, retinoid acid dan beberapa jenis vitamin C.
Beberapa hal tersebut sangat penting untuk diketahui karena juga berkaitan dengan hasil maksimal yang akan Minasan dapatkan dari pengaplikasian alat dermaroller. Jika Minasan melakukan salah satu dari beberapa hal tersebut maka bisa menyebabkan iritasi atau bahkan kerusakan kulit lainnya. Salah satu efek yang bisa terjadi adalah munculnya jerawat semakin banyak.
Perawatan setelah melakukan treatment menggunakan dermaroller menjadi hal yang sangat penting untuk Minasan ketahui dan pertimbangkan. Hal tersebut dikarenakan setiap langkah yang diambil akan mempengaruhi keberhasilan dari treatment Minasan. Tentu akan sangat berkaitan karena jika jarum yang Minasan gunakan tidak steril atau terdapat kendala lainnya dari alat tersebut. Sudah seharusnya Minasan mempertimbangkan beberapa hal tersebut agar tidak sampai memberikan efek samping negatif.
Selain itu, memilih makeup serta produk pembersih muka yang tepat dapat mempengaruhi akan munculnya jerawat atau tidak. Minaan perlu mempertimbangkan pemilihannya sesuai dengan jenis kulit agar tidak sampai menimbulkan masalah. Terutama bagi mereka yang memiliki jenis kulit sensitif, tentu harus memperhatikan mengenai pemilihan produk kosmetik sebelum menggunakan dermaroller.