Perawatan Dermaroller saat ini sudah memiliki tempat sendiri di kalangan wanita yang mencari solusi menghilangkan bekas jerawat dan scar jerawat yang cukup dalam. Sayangnya, perawatan Dermaroller bisa menguras kocek yang tidak sedikit. Eits, tapi kamu bisa lho melakukan perawatan Dermaroller sendiri di rumah. Selain bisa menghemat biaya, kamu juga bisa menghemat waktumu mengantri di klinik kecantikan. Nah, sebelum mencoba mempraktikkan Dermaroller di rumah, kamu bisa simak tips berikut ini agar perawatanmu tidak fail dan malah semakin memperparah keadaan kulitmu. Read on, ladies!
 

source: http://www.dermaroller.es/

 
Alat Dermaroller yang berbentuk roller dengan jarum-jarum kecil memang terlihat sangat mudah untuk digunakan.  Tapi, kamu perlu mempelajari bagaimana cara untuk bisa menggunakan alat Dermaroller sebelum kamu mencobanya di rumah, ladies. Dengan begitu kamu akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal dan tidak end up melukai kulit wajahmu.

Seperti yang kamu tahu, terdapat banyak jarum kecil-kecil yang akan melukai kulit wajah. Karena itu, kamu perlu berhari-hati ketika menggunakan alat ini sendiri di rumah, Beautynesian. Berikut adalah beberapa cara yang perlu diperhatikan dalam mengaplikasikan alat ini.
 
source: https://www.beausynergy.co.uk/
<baca juga>

1. Bersihkan wajah

Pastikan bahwa wajahmu dalam keadaan bersih sebelum melakukan treatment Dermaroller, baik dari make up atau hal lainnya. Hal ini dimaksudkan agar kulit wajahmu lebih steril dan bersih dari kotoran dan make up saat melakukan tidakan karena hal ini dapat membuat kulitmu iritasi. So, jangan lupa untuk membersihkan wajahmu terlebih dahulu ya, ladies!


2. Anestesi

Setelah membersihkan wajah, oleskan krim anestesi ke seluruh wajah agar kulitmu menjadi kebas. Anestesi ini sangat penting untuk kamu lakukan agar kamu tidak merasakan sakit saat jarum dari alat Dermaroller menusuk ke dalam kulitmu. Oleskan krim anestesi secara merata dan cukup tebal, setelah itu diamkan selama 30 menit agar krimnya dapat meresap ke dalam kulit.


3. Lakukan roller

Selanjutnya, mulai lakukan roller setelah kamu menghapus sedikit sisa krim anestesi. Lakukan tindakan roller secara perlahan-lahan dan berhati-hati. Kamu bisa menjalankan roller-nya ke seluruh bagian wajah, dan usahakan kulitmu hingga timbul darah agar perawatannya lebih optimal. 

Selama melakukan treatment menggunakan Dermaroller kamu harus memerhatikan tekanannya dengan baik. Jangan sampai kamu terlalu memberikan tekanan pada alat tersebut ya sehingga memberikan luka cukup dalam bagi kulit wajah. Tentu hal tersebut akan sangat berbahaya jika kamu salah dalam melakukannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami cara penggunaannya dengan benar. Lakukan perawatan Dermaroller selama 25 menit dan fokuskan pada area scar yang cukup parah.


4. Bersihkan Pendarahan

Seletah itu, bersihkan darah di wajahmu menggunakan kain kasa yang telah disterilkan menggunakan air Aquadest. Hapus darah hingga bersih dan pastikan darahnya tidak keluar kembali.
 
Setelah melakukan treatment, jangan lupa untuk mencuci alat Dermaroller-mu sampai bersih ya ladies. Selalu lakukan sterilisasi ulang menggunakan Aquadest atau bisa juga dengan alkohol. Kemudian, masukkan kembali ke dalam alumunium foil dan bisa disimpan dalam kulkas agar tetap steril. Menjaga kesterilan Dermaroller sangat penting karena jika kamu tidak bisa menjaganya dengan baik, maka alat ini justru akan menimbulkan risiko masalah kulit lainnya.

Lalu, jangan pernah sharing alat Dermaroller dengan teman atau pasanganmu ya karena lebih baik alat ini kamu gunakan secara pribadi untuk menghindari risiko penyakit dan juga untuk menjaga kebersihan alat ini.

Selain itu, ukuran jarum harus disesuaikan dengan kondisi kulitmu ya. Untuk itu, sebelum mencobanya sendiri di rumah sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ahli yang memahami mengenai hal tersebut untuk meminta saran. Apakah kamu berani mencobanya sendiri, Beautynesian?