Munculnya noda di wajah akibat bekas jerawat tentu menggangu penampilan. Bahkan tak jarang membuat kita menjadi tidak percaya diri. Namun, seiring berkembangnya teknologi, kini semakin mudah untuk mendapatkan kulit cantik bebas noda.
source: http://laseracnescarremoval.org/
Laser jerawat adalah salah satu alternatif yang banyak dipilih untuk memudarkan noda bekas jerawat. Saat ini treatment laser jerawat sudah banyak tersedia di klinik dan dokter kecantikan di kota-kota besar di Indonesia. Selain memudarkan noda dan mencegah jerawat, treatment ini juga memiliki manfaat lain seperti menekan produksi minyak berlebih pada kulit, serta mengencangkan kulit sehingga kita tampak lebih muda.

Cara Kerja Laser Jerawat

Cara kerja treatment laser jerawat adalah dengan menghancurkan lapisan kulit paling luar, atau lapisan epidermis, dengan bantuan sinar laser. Untuk membersihkan luka dan noda bekas jerawat perlu dilakukan penyinaran laser jerawat 2 hingga 3 kali treatment.
Pada bagian kulit yang ditumbuhi jerawat, sinar laser akan membunuh bakteri jerawat tersebut. Ya, selain untuk noda dan luka jerawat, treatment ini juga bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya jerawat.
source: http://www.mysensitiveskincare.com/acne-laser-treatments.html#axzz3jFFZG4f1

Perhatikan Sebelum Treatment Laser Jerawat

Meski memiliki banyak manfaat untuk mempercantik kulit, namun metode laser jerawat juga memiliki risiko tersendiri, terutama jika tidak dilakukan dengan sesuai prosedur. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk melakukan treatment ini, perhatikan beberapa hal berikut:
1. Iritasi Ringan Pasca Treatment
Sinar laser yang langsung dipaparkan ke kulit akan membuat kulit terasa panas dan terbakar. Terkadang akan membuat warna kemerahan pada kulit, seperti saat kita berjemur dalam waktu lama di bawah sinar matahari. Namun, rasa panas ini hanya berlangsung sementara.
Selain rasa panas dan kemerahan, kulit juga berpotensi untuk mengalami gatal, bengkak, dan mengering pada masa perawatan. Namun keadaan ini hanya berlangsung selama satu minggu. Maka dari itu untuk mempercepat proses pemulihan, hindari menyentuh, menggosok, atau menggaruk kulit setelah melakukan treatment. Kulit akan pulih selama tiga hingga empat minggu setelah treatment.
Untuk melembabkan kulit yang kering pasca treatment, kita dianjurkan untuk banyak mengonsumsi air putih agar kebutuhan cairan terpenuhi dan perdaran darah dalam kulit lebih lancar. Selain itu, bila perlu kita bisa menggunakan krim pelembab alami yang lebih aman, atau krim yang dianjurkan oleh dokter.
2. Hindari Sinar Matahari
Setelah melakukan perawatan, kulit yang baru saja dipapar sinar laser butuh proses pemulihan. Salah satu cara agar pemulihan berlangsung maksimal adalah dengan menghindari sinar matahari secara langsung. Hal ini juga untuk mencegah timbulnya infeksi akibat paparan cahaya matahari yang panas.
Sehingga, bagi kamu yang sehari-hari harus beraktivitas di luar ruangan, perhatikan hal ini sebelum melakukan treatment agar hasilnya lebih maksimal, dan tidak menggangu kegiatan kamu. Hindari beraktivitas di luar ruangan dalam jangka waktu lama, dan selalu gunakan topi untuk melindungi wajah dari sinar matahari.
source: http://www.solaveil.com/home.aspx?s=167&r=501&p=5127
3. Jika Gagal, Berpotensi Merusak Kulit
Efek terburuk jika treatment laser jerawat ini mengalami kegagalan adalah kerusakan kulit secara permanen. Treatment yang gagal akan membuat kulit menjadi terbakar dan merusak jaringan kulit. Akibatnya, kulit tidak bisa dikembalikan ke kondisi semula. Maka dari itu, pilihlah klinik yang terpercaya dengan didampingi dokter spesialis saat melakukan perawatan ini.