1. Faktor Keturunan/Genetik

Hal pertama yang menjadi penyebab alergi pada kulit pada umumnya adalah faktor keturunan/genetik. Faktor keturunan secara genetik bisa dikategorikan sebagai penyebab pertama dan utama. Jika salah satu atau kedua orang tua Minasan menderita alergi tertentu, maka bisa jadi Minasan juga akan mengalami hal serupa. Alergi dari faktor keturunan ini biasanya bisa terdeteksi sejak dini namun tidak bisa dikatakan alergi sejak lahir.
Alergi paling banyak disebabkan oleh adanya faktor genetik dari orang tua yang memang mempunyai riwayat alergi kulit. Sehingga penyakit ini akan diturunkan kepada keturunannya. Walaupun memang masih belum ditemukan angka yang jelas mengenai persentase akan hal ini. Alergi ini memang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
source: http://artikelkesehatanwanita.com/penyebab-dan-gejala-alergi-kulit.html

2. Suhu Dingin

Suhu udara juga bisa menjadi salah satu penyebab alergi pada kulit Minasan. Tidak jarang ditemui beberapa orang akan mengalami gatal-gatal atau ruam-ruam saat berada di udara dingin atau bersentuhan dengan air dingin. Alergi yang satu ini memang tampak sepele namun juga merepotkan, karena saat Minasan bepergian ke tempat bersuhu dingin sudah bisa dipastikan Minasan akan terganggu dengan kemunculan alergi tersebut.
source: http://disehat.com/obat-tradisional-gatal-kulit-akibat-alergi/

3. Hewan (Hewan Peliharaan dan Serangga)

Hewan yang menyebabkan alergi pada kulit Minasan biasanya adalah hewan peliharaan. Padahal hewan peliharaan biasanya lucu-lucu dan sering dibawa ke mana-mana. Alergi tersebut bisa diakibatkan oleh protein yang dikeluarkan pada kelenjar minyak hewan, air seni atau air liur. Mungkin sering Minasan dapati seseorang yang bersin-bersin atau gatal-gatal ketika bersentuhan dengan kucing atau anjing. Sebenarnya alergi bukan murni pada bulu, akan tetapi pada protein di kulit hewan dimana bulu-bulu tersebut tumbuh. Jadi jika Minasan alergi terhadap hewan-hewan tersebut hendaknya tidak memeliharanya di dalam rumah. Selain hewan peliharaan, serangga juga bisa menjadi penyebab alergi, misalnya gigitan serangga. Ketika Minasan bepergian ke tempat yang kemungkinan banyak serangga Minasan harus lebih waspada, atau menyiapkan salep dan obat anti alergi.
source: http://binatang.net/informasi-tentang-kucing-persia-dan-kucing-siam/
Hampir semua hewan berbulu dapat menyebabkan alergi. Alergen yang terdapat di kerak kulit, bulu, dan ludah hewan dapat bertahan lama dan sangat mudah menyebar sehingga dapat menyerang orang yang bukan pemilik hewan tersebut.
source: http://www.pesona.co.id/sehat/kesehatan/kenali.penyebab.alergi/002/002/12

4. Makanan

Orang yang memiliki alergi karena makanan biasanya disebabkan karena kandungan protein yang ada di dalam makanan. Oleh karena itu, makanan yang mengandung protein tinggi seperti susu, telur, ikan, dan kacang-kacangan sering menjadi pemicu munculnya alergi. Hal yang sering dijumpai adalah seseorang yang alergi seafood. Selain gatal, ruam, dan sesak napas, alergi pada makanan juga bisa menimbulkan pembengkakan. Seafood memang lezat untuk dijadikan santapan, akan tetapi jika Minasan sudah tahu kalau alergi terhadap jenis makanan seafood ini hendaknya jauh-jauh dari makanan yang satu ini, ya!

5. Debu

Batuk atau bersin-bersin secara tiba-tiba bisa disebabkan oleh alergi terhadap debu, lho. Batuk pilek yang berkelanjutan juga bisa disebabkan oleh alergi debu. Debu memang bisa menjadi pemicu alergi. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan debu yang biasanya melayang di udara ini banyak mengandung jamur dalam bentuk spora yang biasanya menempel pada karpet, sofa, selimut, kasur, seprai, sarung bantal, dan lain-lain. Oleh karean itu Minasan yang alergi debu harus rajin membersihkan dan mengganti hal-hal yang bisa menjadi sarang debu. Bersihkan karpet, sofa, dan kasur secara berkala. Gantilah seprei, selimut, dan sarung bantal seminggu sekali.
source: http://health.detik.com/read/2013/12/30/152545/2454185/763/sering-demam-dan-gatal-gatal-bisa-jadi-tanda-alergi-debu