Jerawat menjadi salah satu masalah pada kulit yang sangat mengganggu. Selain mampu mengurangi kepercayaan diri akan sebuah penampilan, tidak sedikit jerawat yang juga menimbulkan gejala berupa rasa sakit. Pada umumnya, jerawat mulai muncul ketika memasuki masa pubertas karena dipengaruhi oleh perubahan hormonal. Jenis wajah yang berminyak lebih sering berjerawat dari pada jenis kulit yang normal maupun jenis kulit yang kering. Kondisi ini disebabakan karena kotoran dan debu yang diperoleh ketika beraktivitas diluar ruangan, lebih mudah menempel pada wajah yang mempunyai kelenjar minyak hiperaktif yang jika tidak segera dibersihkan dapat berpotensi menimbulkan jerawat.
Namun, bukan hanya jenis kulit saja yang menjadi penyebab timbulnya jerawat terutama pada wajah, berbagai kebiasaan buruk yang disadari maupun tidak juga menjadi faktor timbulnya jerawat. Oleh karena itu, selain melakukan pengobatan, Minasan juga harus menghindari beberapa kebiasaan buruk. Pada beberapa kondisi, jerawat sulit untuk disembuhkan walaupun sudah menjalani berbagai pengobatan. Hal tersebut dikarenakan Minasan tidak menghindari pemicu timbulnya jerawat. Ketika Minasan melakukan pengobatan untuk mengatasi jerawat ke dokter spesialis kulit dan kelamin, maka dokter akan melakukan beberapa tindakan seperti pembersihan sampai pengeluaran isi dari jerawat tersebut. Kemudian dokter akan meresepkan beberapa obat, baik obat oral maupun obat yang dioleskan. Selain itu, dokter juga akan menanyakan mengenai beberapa kebiasaan buruk yang MInasan lakukan dan menyarankan untuk segera menghindarinya.
Dengan mengetahui mengenai beberapa hal yang dapat menimbulkan jerawat, akan membuat Minasan juga dapat mengetahui mengenai cara menghilangkan jerawat dengan cara menghindarinya. Berikut ini merupakan beberapa faktor yang menjadi penyebab timbulnya jerawat.
1. Stres
Kondisi yang tertekan seperti stres dapat memicu timbulnya jerawat. Oleh karena itu, sebisa mungkin Minasan perlu menghindari stres, salah satunya dengan berlibur atau menghirup udara segar.
2. Malas Membersihkan Wajah
Kebiasaan mencuci wajah terutama setelah beraktivitas diluar merupakan tindakan yang harus dilakukan untuk menghilangkan berbagai debu maupun kotoran yang disebabkan oleh polusi yang dapat menutupi pori-pori sehingga berpotensi menimbulkan munculnya jerawat. Selain itu, wajah yang kotor juga memungkinkan adanya bakteri berkembang biak pada wajah. Selain kebiasaan baik dalam mencuci wajah setelah beraktivitas, kegiatan mencuci wajah juga dianjurkan setelah bangun tidur. Selain wajah, kebersihan rambut juga perlu dijaga karena rambut yang kotor yang menyentuh kulit wajah dapat menyebabkan wajah menjadi berjerawat.
3. Kebiasaan Memegang Bagian Wajah yang Berjerawat
Kebiasaan memegang jerawat harus dihindari karena berpotensi dalam meningkatkan jumlah jerawat di wajah, terutama jika Minasan menyentuhnya dengan menggunakan tangan yang kotor. Tangan yang kotor kemungkinan besar penuh dengan bakteri. Kebiasaan buruk yang perlu dihindari lainnya adalah seringnya menggaruk wajah karena tindakan ini dapat menimbulkan iritasi pada wajah tersebut dan berpotensi menimbulkan jerawat walaupun kulit Minasan tidak dalam keadaan yang berjerawat.
4. Kebiasaan Mengonsumsi Berbagai Jenis Makanan Pemicu Timbulnya Jerawat
Berbagai jenis makanan bisa menjadi pemicu timbulnya jerawat, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan. Diantaranya adalah makanan yang diolah dengan cara digoreng serta coklat. Oleh karena itu, Minasan perlu menghindari jenis makanan tersebut terutama jika jerawat mulai muncul di wajah. Selain mengurangi dan menghindari berbagai jenis makanan berminyak serta mengadung lemak dengan kadar yang cukup tinggi, Minasan juga perlu menghindari merokok dan meminum minuman beralkohol.
Kurangnya Asupan Jenis Makanan Yang Dapat Mencegah Timbulnya Jerawat
Timbulnya jerawat juga disebabkan oleh kurangnya asupan jenis makanan yang mengandung vitamin, seperti vitamin A yang dapat Minasan peroleh dalam wortel dan vitamin B2 yang dapat Minasan peroleh dalam jenis ikan. Selain itu, kurangnya minum air putih juga berpengaruh pada kesehatan kulit Minasan.