Secara garis besar, jerawat dibagi menjadi 2 kelompok. Pertama adalah jerawat remaja antara usia SMP hingga SMA. Biasanya jerawat jenis ini sering muncul di bagian T-zone yaitu sekitar dahi dan hidung yang memproduksi sebum berlebih. Kelompok yang kedua adalah jerawat dewasa yang biasanya muncul pada U-zone yaitu sekitar pipi dan dagu.
source: http://www.skincare-univ.com/article/000023/
Jerawat remaja tentu saja berbeda dengan jerawat dewasa. Karena penyebabnya berbeda, maka terkadang jika ditangani dengan cara yang sama justru akan membuatnya semakin parah. Kali ini kami akan membahas mengenai jerawat dewasa yang cenderung dialami wanita usia 20 tahun ke atas.

Mengenal Jerawat Dewasa

Jerawat dewasa muncul di usia 20 tahun ke atas selepas masa remaja. Kebanyakan faktor luar seperti debu, kosmetik, dan stres menjadi penyebab utama jerawat di usia ini.
source: http://allabout.co.jp/gm/gc/411628/?FM=compi_linkitem-2
Pastikan kamu mencuci wajah 2 kali sehari pagi dan malam. Wajah berjerawat harus selalu dijaga kebersihannya. Jika kotoran dan sebum pada wajah tidak rajin dibersihkan, maka pelembab wajah pun tidak akan terserap dengan baik dan wajah menjadi kering. Namun bukan berarti kamu boleh mencuci wajah sering-sering, ya! Mencuci wajah lebih dari 2 kali sehari bisa menghilangkan kelembaban wajah sehingga sebum akan diproduksi lebih banyak.

Mencuci Wajah di Pagi Hari

Mencuci wajah setelah bangun tidur dibedakan sesuai jenis kulit yang kamu miliki. Terlebih lagi saat wajahmu berjerawat, hal ini harus menjadi perhatian khusus yang tak boleh kamu abaikan.
source: http://matome.naver.jp/odai/2135166087940184101

1) Bagi Pemilik Kulit Kering dan Sensitif

Cuci wajahmu dengan air hangat saja tanpa menggunakan facial wash. Kulit kering dan sensitif memproduksi sebum atau minyak wajah sangat sedikit. Padahal minyak alami wajah juga memiliki Barrier Function atau fungsi perlindungan dari faktor luar. Facial wash memang memiliki fungsi mengangkat kotoran di wajah seperti debu, keringat, dan sebum yang menumpuk.
source: http://www.medicalnewstoday.com/articles/107146.php?page=2
Namun pemilik kulit kering dan sensitif dari awal memang tidak memiliki kelebihan sebum, sehingga jika minyak alami wajah ikut terangkat maka kelembaban wajah akan hilang dan wajah seolah tak memiliki pelindung dari serangan bakteri penyebab jerawat yang bisa memperparah kondisi jerawatmu! Kotoran di wajah seperti debu dan keringat mudah dibersihkan dengan air hangat, jadi disarankan tak perlu menggunakan facial wash jika kulit sensitifmu sedang berjerawat. Tapi ada kalanya kamu bangun dengan wajah mengkilap penuh minyak. Pada saat seperti ini kamu boleh mencuci wajah dengan facial wash di pagi hari.

2) Bagi Pemilik Kulit Normal, Kombinasi, dan Berminyak

Pada pagi hari pun disarankan menggunakan facial wash untuk mengangkat minyak berlebih, kotoran, dan sel-sel kulit mati dari wajahmu. Sebum pada jenis kulit berminyak tentu saja diproduksi jauh lebih banyak daripada kulit kering dan sensitif. Hal ini bisa menguntungkan karena akan berfungsi sebagai pelindung wajahmu dari bahaya yang mengintai kulit di luar sana.
source: http://hatta-shani.com/2014/05/wardah-facial-wash-halal-facial-wash
Namun bersamaan dengan itu, minyak berlebih akan membuat debu mudah menempel. Debu memang bisa dibersihkan dengan air, namun minyak akan tetap tinggal dan menjadi umpan empuk bagi bakteri penyebab jerawat. Pori-pori kulit tak bisa bernafas bebas sehingga menjadi awal munculnya jerawat baru atau bahkan memperparah jerawatmu yang belum sembuh.

Mencuci Wajah Sebelum Tidur

Tak peduli jenis kulitmu, mencuci wajah sebelum tidur dengan sabun cuci muka adalah wajib. Jika kamu menggunakan makeup di siang hari, pastikan kamu telah membersihkannya dengan milk cleanser atau semacamnya untuk mencegah sisa makeup tertinggal pada wajah sebelum dicuci dengan facial wash. Menggunakan facial wash saja tidak disarankan karena produk ini tidak bisa sepenuhnya mengangkat makeup di wajahmu.
source: http://www.infowebnews.com/%E3%83%A1%E3%82%A4%E3%82%AF%E8%90%BD%E3%81%A8%E3%81%97%E3%81%AB%E3%81%A4%E3%81%84%E3%81%A6/%E3%82%AF%E3%83%AC%E3%83%B3%E3%82%B8%E3%83%B3%E3%82%B0%E3%81%A8%E3%81%AF.html
Menggunakan cleansing sejenis milk cleanser saja juga tidak disarankan. Milk cleanser memang bisa menghapus tuntas makeup yang kamu pakai karena pada dasarnya produk cleansing memang mengandung minyak sehingga memudahkan proses mengangkat makeup.
source: http://nikibi-clear.net/2077.html
Tapi produk yang menggunakan minyak tidak dapat dibersihkan dengan air, sehingga mengundang bakteri jerawat untuk tinggal dan tumbuh di sana. Terlebih lagi jika wajah yang belum tuntas dibersihkan itu ditumpuk dengan makeup lagi di atasnya, bisa dibayangkan wajahmu akan menjadi ladang subur munculnya jerawat. Jadi setelah cleansing, pastikan kamu mencuci wajah dengan facial wash juga, ya ;)

Pengecualian Jika Jerawat di Wajahmu Sedang Meradang!

source: http://www.gll-getalife.com/entry/all-about-accutane-1
Kalau sabun wajah atau facial wash yang kamu gunakan membuat bagian yang berjerawat terasa perih, segera hentikan penggunaannya. Gunakan facial wash di area yang sangat berminyak saja agar minyak tak menumpuk jadi menimbulkan masalah baru. Sebagai gantinya, cuci bagian wajahmu yang sedang berjerawat dengan air hangat.