Makanan manis seperti cake, pie, es krim memang banyak disukai, terutama oleh para wanita. Makanan yang satu ini tidak hanya memberikan rasa nikmat di lidah, tetapi terkadang juga dikonsumsi untuk mengembalikan mood yang sedang turun.
source: http://weheartit.com/entry/191786224/search?context_type=search&context_user=WassabiProductions&page=2&query=sweets
Apakah makanan manis termasuk di dalam daftar makanan favoritmu? Meskipun makanan manis merupakan makanan yang disukai, kita masih tetap perlu berhati-hati pada saat mengonsumsinya. Makanan manis bukan hanya menjadi musuh bagi lingkar pinggang, tetapi juga bagi kecantikan kulit.

Mengapa Gula Tidak Baik untuk Kulit?

Gula memang seringkali dikaitkan dengan kegemukan karena kandungan kalorinya yang tinggi menjadi musuh bagi mereka yang sedang menjalani diet. Tetapi, perlu diketahui juga selain bisa mempengaruhi ukuran lingkar pinggang, konsumsi gula yang terlalu banyak dapat berpengaruh pada kulit.
Saat kita mengonsumsi gula ataupun makanan tinggi glikemik yang diubah menjadi gula dengan sangat cepat, tubuh akan memecah karbohidrat ini menjadi glukosa sehingga meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Karbohidrat sederhana seperti gula halus, roti tawar dan soda dapat meningkatkan kadar insulin dalan tubuh secara signifikan, sehingga menyebabkan “ledakan peradangan Edi seluruh tubuh.
source: http://www.dailymail.co.uk/femail/article-3058378/Feast-healthy-fat-unlock-inner-GLOW-pioneering-series-shows-ll-boost-mood-skin.html
Peradangan yang disebabkan oleh naiknya kadar insulin menghasilkan enzim yang kemudian memecah kolagen dan elastin, sehingga dapat menimbulkan kulit keriput dan kendur. Gula yang dicerna akan melekat pada kolagen dalam kulit melalui proses yang dikenal dengan glikasi.
Glikasi adalah keadaan ketika molekul gula diserap ke dalam aliran darah selama proses pencernaan dan membuat mantel molekul protein pada kulit Anda.
source: http://life.viva.co.id/news/read/143193-efek_gula_pada_wajah_anda
Selain meningkatkan efek penuaan, glikasi juga dapat memperburuk kondisi kulit seperti munculnya jerawat atau rosasea (kemerahan pada wajah). Terlebih lagi, semakin banyak gula yang Minasan konsumsi akan semakin meningkatkan kemungkinan terjadinya resistansi insulin.
Resistensi insulin adalah kondisi dimana tubuh menjadi resisten (menolak/tidak mempan/tidak merespon) terhadap insulin, khususnya pada fungsinya untuk menjaga kadar gula darah di dalam tubuh tetap berada pada level yang normal.
source: http://webkesehatan.com/insulin-dan-resistensi-insulin/
Terjadinya resistensi insulin dapat menimbulkan hirsutisme (pertumbuhan rambut berlebih pada bagian tubuh wanita yang biasanya tidak ditumbuhi rambut seperti di atas bibir dan di bawah dagu), serta munculnya bercak-bercak hitam pada leher dan lipatan tubuh.

Makanan Manis Penyebab Kulit Kasar

Makanan manis seperti kue yang mengandung banyak lemak dan gula jika dikonsumsi terlalu banyak akan merusak keseimbangan gizi dalam tubuh. Hal ini dapat menjadi salah satu pemicu timbulnya jerawat serta kulit yang kasar. Jadi, sebaiknya batasi asupan gula dengan disesuaikan dengan kondisi kulit Minasan. Kalau sudah mulai muncul gejala kulit kasar ataupun timbul jerawat, mungkin sudah saatnya Minasan mengurangi asupan gula.
source: http://weheartit.com/entry/191798697/search?context_type=search&context_user=ling___&query=sweets
Bagi para pecinta makanan manis, tentunya bukan menjadi hal yang gampang jika harus mengentikan kebiasaannya secara seketika. Poin terpenting yang harus diperhatikan adalah:
1. Menjaga konsumsi makanan manis agar tidak terlalu berlebihan
2. Menjaga keseimbangan nutrisi di dalam tubuh

Saat Sedang Ingin Makanan Manis Tapi Takut Memperburuk Kondisi Kulit

Pisang bisa menjadi camilan yang tepat saat Minasan sedang ingin memakan sesuatu yang manis. Selain kaya akan kandungan nutrisi dan vitamin, kalori pisang lebih rendah daripada kue dan mampu memberikan rasa kenyang pada perut. Hanya dengan satu buah pisang bisa mengganjal perut Minasan pada saat lapar dan tentunya lebih aman daripada kue-kue manis. Selain itu masih ada lagi camilan yang direkomendasikan seperti kacang almond, yogurt rendah gula, dan juga cokelat dengan kandungan kakao lebih dari 70% bisa menjadi pilihan Minasan.

Menjaga Keseimbangan Nutrisi Dalam Tubuh

Untuk menjaga agar kulit selalu dalam kondisi yang baik dibutuhkan pola makan dengan keseimbangan yang baik pula. Meskipun kita sudah mengurangi makanan manis tetapi jika tidak dibarengi dengan nutrsi yang cukup, maka dapat memperburuk kondisi kulit.
source: http://weheartit.com/entry/191613422/search?context_type=search&context_user=greensandgoodvibes&query=nutrition
Sadari kebutuhan tubuh akan nutrisi penting dengan mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran, ikan, kedelai, daging merah secara teratur dan seimbang. Selain itu, Minasan dapat mengonsumsi olive oil (minyak zaitun) sebagai lemak baik dan seimbangkan asupan karbohidrat dengan mencoba beras dengan jenis unpolished rice (padi tanpa digosok) yang memiliki kandungan gizi lebih tinggi dibandingkan jenis padi lain yang diproses.

Jangan Takut Dengan Makanan Manis!

Meskipun makanan manis memiliki efek samping terhadap kulit, bukan berarti kita harus menghindarinya sama sekali. Jaga asupan gula dengan selalu menyeimbangkan nutrisi di dalam tubuh. Hal ini tentunya lebih mudah daripada harus menghentikan konsumsi makanan manis sama sekali. Misalnya, batasi asupan makanan manis hanya 100kcal per hari, dan kontrol asupan nutrisi dari makanan atau suplemen tertentu. Dengan pola makan yang tepat kita masih bisa menikmati makanan manis dan juga menjaga kecantikan kulit.