Gorengan yang Renyah, Gurih, dan Nikmat

Terkadang segala sesuatu yang digoreng akan tampak lebih menggiurkan dan menggugah selera. Bisa dibilang gorengan menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia. Tahu, tempe, ubi, singkong, dan aneka menu gorengan lainnya memang sangat pas dinikmati pada saat santai. Harganya yang relatif murah juga menjadi salah satu alasan mengapa camilan ini digemari.
Bukan hanya camilan, masih banyak menu lainnya yang tidak jauh dari goreng-gorengan. Sebut saja ayam goreng dan bebek goreng. Menu ini juga merupakan menu yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Disajikan dengan nasi hangat ditambah dengan sambal pedas yang nikmat, siapa yang tak tergoda untuk menyantapnya?
source: http://mastermasakan.blogspot.com/2014/06/cara-membuat-ayam-goreng-plus-sambal.html
Bukan hanya kuliner khas Indonesia, tidak sedikit juga kuliner mancanegara yang diolah dengan cara digoreng. French fries, fried chicken, fish and chip merupakan contoh dari beberapa makanan barat yang dibuat dengan cara digoreng atau yang dikenal dengan istilah deep-fried. Makanan-makanan ini sudah tidak asing lagi bagi warga Indonseia, karena sudah banyak tempat makan yang menyajikannya.
Jadi, bisa disimpulkan gorengan memang sangat erat dengan Indonesia karena memang mudah ditemukan. Namun, meskipun peminat gorengan terbilang banyak, masih terdapat para wanita yang cemas dengan keberadaan gorengan. Gorengan dikatakan sebagai salah satu musuh besar dalam diet. Gorengan membuat gemuk! Lalu, apakah setiap orang yang ingin tubuhnya langsing dan indah benar-benar tidak boleh makan gorengan? Pasti ada saatnya kita akan tergiur untuk menyantap gorengan renyah nan gurih itu. Apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk menyiasatinya? Ada!

Tips Makan Gorengan Tanpa Khawatir Berat Badan Naik

Jika Minasan ingin memakan gorengan atau makanan yang diolah dengan cara digoreng, lebih baik dikonsumsi pada saat waktu makan siang. Hal ini dikarenakan waktu beraktivitas setelah makan siang masih cenderung panjang, sehingga lebih mudah untuk menggunakan energi yang sudah dikonsumsi. Namun, jika hasrat ingin makan gorengan ini muncul pada saat makan malam, usahakan paling lambat makan sebelum jam 7. Masih terdapat jeda waktu beberapa jam sebelum tidur untuk penyerapan makanan sehingga tergolong aman. Tetapi perlu diingat, memakan gorengan setiap hari atau terlalu sering memang tidak baik. Batasi jumlah konsumsi setidaknya 1-2 kali dalam seminggu.
source: http://weheartit.com/entry/190148836/search?context_type=search&context_user=eatallthefood&query=fried+chicken
Selain itu, lebih baik hindari gorengan pada saat makan pagi. Gorengan membutuhkan waktu lama untuk dicerna, maka terkadang juga dapat membuat kondisi di dalam perut memburuk.

Gorengan Buatan Sendiri Lebih Sehat Daripada Gorengan Siap Saji

Mengonsumsi makanan yang digoreng sendiri lebih sehat bila dibandingkan dengan makanan siap saji yang dijual di tempat umum. Hal ini dikarenakan kita dapat meminimalisir proses oksidasi yang terjadi pada makanan. Makanan yang telah digoreng dan dibiarkan dalam jangka waktu tertentu akan teroksidasi sehingga kemungkinan untuk berubah menjadi lemak trans sangat tinggi.
source: http://weheartit.com/entry/191057312/search?context_type=search&context_user=chiara_jiuli&page=2&query=junk+food
Makanan dengan kandungan minyak tinggi seperti margarin dan mayones biasanya mengandung lemak trans yang tinggi. Makanan manis seperti cake, es krim, kue kering, donat, serta snack seperti keripik kentang merupakan makanan yang mengandung lemak trans. Makanan instan, fast food seperti fried chicken, french fries chicken nugget, pie, serta frozen food juga biasanya mengandung lemak trans yang tinggi.
Lemak trans dikatakan sebagai pemicu beberapa penyakit seperti kolesterol, arterisklerosis (mengerasnya arteri), penyakit jantung, kanker, terganggunya fungsi imun tubuh, dll. Oleh karena itu, Minasan perlu perhatikan pola makan dengan menghindari terlalu banyak konsumsi lemak trans. Jika ingin memasak sendiri di rumah lebih baik gunakan olive oil karena proses oksidasi yang disebabkan relatif kecil sehingga lebih sehat.
Selain itu, usahakan untuk mengonsumsi banyak sayuran ketika makan gorengan. Sayuran yang merupakan jenis serat tidak larut air dapat menangkap kelebihan minyak serta lemak yang sudah kita konsumsi. Jadi, jangan lupakan sayur-sayuran yang segar saat menyatap ayam goreng yang renyah dan gurih.
source: http://weheartit.com/entry/181631428/search?context_type=search&context_user=madelenepoon&query=fried+chicken+and+salad

Gorengan di Malam Hari?

Ada beberapa cara jika Minasan benar-benar tidak bisa menahan untuk tidak makan gorengan saat makan malam.
1. Kurangi porsi makan, misalnya dengan memotong karbohidrat (nasi) menjadi setengah.
2. Jika makan dalam porsi normal atau bahkan lebih banyak, usahakan untuk memotong jumlah kalori di keesokan harinya. Misalnya, malam ini menu makan malam adalah gorengan. Maka untuk keesokan harinya makanlah menu sayuran dan produk kedelai seperti tahu atau tempe.
Menyantap makanan enak memang bisa membuat perasaan senang dan juga puas. Meskipun sedang berdiet, kita tidak perlu memaksakan diri untuk menghindari konsumsi segalanya. Masih ada cara sehat untuk mengonsumsi makanan enak. Cheers!