Apa Itu Kupatan

Kupatan merupakan tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jawa pada hari ke 8 setelah hari raya idul fitri, yakni membuat ketupat dan berdoa bersama di mushola dan masjid.
source: http://www.antarafoto.com/peristiwa/v1345959001/tradisi-kupatan
Tradisi ini sangat terasa jika kita berada di kota Kudus, Jepara, Pati, Demak, Kendal, dan daerah-daerah yang lain terutama Pantura. Karena di hari kupatan (hari ke-8 bulan Syawal) masyarakat Kudus, Jepara dan sekitar merayakan kupatan dengan mengunjungi tempat-tempat tertentu, misalnya Bulusan di Kudus, pantai Kartini dan Bandengan di Jepara. Tempat tersebut sampai sekarang masih menjadi tempat favorit untuk menghabiskan hari raya kupatan.
source: https://www.facebook.com/ModinanUnited/posts/466152076816740

Sejarah Tradisi Kupatan

Tradisi ini dimulai pada zaman Wali Songo. Beliau adalah penyebar agama Islam di tanah Jawa. Beliau mencari cara bagaimana agar Islam bisa diterima dengan mudah dan akhirnya terjadilah semacam akulturasi antara budaya Jawa dan agama Islam itu sendiri. Salah satunya yang ada adalah tradisi kupatan ini.
source: http://panji-cybersufi.blogspot.com/2013/09/fenomena-mudik-dan-silaturrohmi-lebaran.html
Berawal dari Tradisi Wali Songo Ketupat atau tradisi Jawa-nya kupatan bukan hanya sebuah tradisi Lebaran dengan menghidangkan ketupat, sejenis makanan atau beras yang dimasak dan dibungkus daun janur berbentuk prisma maupun segi empat. Sebab, kupatan memiliki makna dan filososi mendalam. Dari sisi sejarah, tradisi kupatan berangkat dari upaya-upaya walisongo memasukkan ajaran Islam. Karena zaman dulu orang Jawa selalu menggunakan simbol-simbol tertentu, akhirnya para walisongo memanfaatkan cara tersebut.
source: http://alfakhotib.blogspot.com/2010/11/tradisi-kupatan.html

Makna Simbolisasi Ketupat

Rukun Islam yang ke-4 adalah wajib berpuasa di bulan Ramadan, hal ini terwujud pada ketupat yang berbentuk segi empat.
source: https://beritaunix.wordpress.com/category/news/
Dilihat dari sudut lain ketupat dipilih sebagai simbol hari yang suci bagi umat Islam ini, karena ketupat mempunyai empat sisi. Kalau ditengok dari ajaran Islam, rukun Islam yang ke-4 adalah puasa. Setiap umat muslim diwajibkan berpuasa di bulan Ramadan.
source: http://alfakhotib.blogspot.com/2010/11/tradisi-kupatan.html

Filosofi Ketupat

Filosofi dari ketupat atau tradisi kupatan sendiri maknanya sangat dalam. Akan tetapi, pada intinya adalah ucapan syukur pada Tuhan, permintaan maaf, permohonan serta kebersamaan.
source: http://devga.blogspot.com/2013/08/tradisi-kupatan-di-suku-tengger-bromo.html
Kupatan berasal dari kata "ngaku lepat" yang berarti mengakui kesalahan. Mengandung makna filosofis bahwa manusia diperintahkan untuk mengakui kesalahannya, saling bermaafan dengan ditandai tradisi silaturrahim ke rumah sanak keluarga dan tetangga saat Hari Raya Idul Fitri. Kupat berasal dari bahasa Arab "kuffat" yang berarti sudah cukup harapan. Setelah berpuasa selama 1 bulan dan 6 hari setelah lebaran, maka orang-orang yang kuffat merasa cukup ibadahnya, sebagaimana hadits Nabi "hal demikian bagaikan puasa 1 tahun penuh". Janur sebagai bungkus ketupat berasal dari kata "ja a nur" yangberarti telah datang cahaya. Makna yang terkandung adalah bahwa umat muslim mengharapkan datangnya cahaya dari Allah SWT yang senantiasa membimbing mereka pada jalan kebenaran yang diridhai oleh Allah SWT. Isi ketupat berasal dari beras terbaik yang dimasak sampai menggumpal "kempel", memiliki makna kebersamaan dan kemakmuran. Bentuk ketupat yakni segiempat, menjdai simbol/perwujudan cara pandang "kiblat papat lima pancer" yang menegaskan adanya hamonisasi dan keseimbangan alam.
source: http://www.patikab.go.id/2015/07/22/makna-dibalik-tradisi-kupatan/

Pesiar ke Laut

Di Jepara ada tradisi unik yang berhubungan dengan kupatan, yaitu pesta Lomban sebagai even tahunan acara sedekah laut.
source: http://jagoanmuda.xl.co.id/communities/blog/kompaknya-xl-jagoan-muda/yusron/kupatan-jepara
Selain selamatan kupat dan lepet ada satu tradisi lagi yang berkaitan dengan bada kupat adalah pesiar ke laut atau orang lazim menyebutnya Lomban. Oleh karena itu pada hari bada kupat ini obyek wisata pantai akan ramai dikunjungi pelancong dari berbagai tempat. Untuk Daerah Jepara pantai yang digunakan sebagai ajang pesta lomban adalah Pantai Kartini Jepara. Dinas Pariwisata Jepara mengemas pesta Lomban ini sebagai even tahunan dengan acara sedekah laut dan perang ketupat dan lepet ditengah laut. Selain Pantai Kartini Jepara tempat lain yang banyak mendapat kunjungan wisatawan adalah Pantai Tirto Samudra Bandengan, dan juga Pantai Teluk Awur Jepara.
source: http://dokumen.tips/documents/tradisi-kupatan.html