Media Amerika "Cut" meng-upload video bertajuk "100 Years of Beauty" yang memperlihatkan perkembangan tren kecantikan di kalangan wanita dari berbagai negara dalam 100 tahun terakhir. Mulai gaya rambut hingga penggunakan makeup, terlihat perubahan yang cukup signifikan setiap 10 tahunnya.

Episode 1: Amerika

Di awal tahun 1900-an, rambut bergelombang menjadi tren mutlak bagi kecantikan seorang wanita. Lipstik merah pekat dan gaya rambut ala Marilyn Monroe mendominasi di tahun 1950-an. Memasuki tahun 1980-an, semua orang memakai hairspray untuk menata rambutnya. Gaya rambut lurus panjang seperti Jennifer Anniston dan Angelina Jolie dianggap cantik oleh wanita Amerika saat memasuki tahun 2000. Kini, tatanan rambut yang menarik dan makeup natural menjadi pilihan agar tampak cantik saat selfie.
youtube:LOyVvpXRX6w
source: https://www.youtube.com/watch?v=LOyVvpXRX6w
100 Years of Beauty in 1 Minute - Episode 1: USA (Nina)

Episode 2: Amerika

Beda etnis, beda pula tren kecantikannya. Orang keturunan Amerika-Afrika juga memiliki perkembangan tren kecantikan sendiri. Di awal tahun 1900-an hingga pertengahan, rambut pendek dengan hiasan rambut yang manis membuat penampilan mereka dianggap cantik. Perhatikan gaya rambut yang tren di tahun 1990 dan tahun 2000. Mirip seperti gaya rambut Beyonce saat masih aktif di girlband Destiny's Child, ya?
youtube:LTp9c9bsY_Q
source: https://www.youtube.com/watch?v=LTp9c9bsY_Q
100 Years of Beauty - Episode 2: USA (Marshay)

Episode 3: Iran

Alis tebal yang menyambung menjadi icon kecantikan wanita di tahun 1910. Mengikuti perkembangan kecantikan di belahan dunia lain, wanita Iran juga gemar tampil dengan rambut berombak 10-20 tahun kemudian. Jika Minasan perhatikan baik-baik, ada masa-masa wanita Iran sempat tidak diwajibkan mengenakan hijab. Hal ini berhubungan dengan Revolusi Iran, keadaan negara yang kurang stabil, dan banyaknya wanita yang protes dipaksa mengenakan hijab. Namun memasuki tahun 1980, hijab menjadi bagian dari kecantikan sekaligus gaya berpakaian kebanyakan wanita muslimah di Iran.
youtube:G7XmJUtcsak
source: https://www.youtube.com/watch?v=G7XmJUtcsak
100 Years of Beauty - Episode 3: Iran (Sabrina)

Episode 4: Korea

Kalau Minasan gemar melihat film Asia di zaman Perang Dunia I-II, tren kecantikan di Korea waktu itu adalah wanita dengan rambut pendek yang elegan. Pengaruh jajahan negara barat juga menjadikan wanita Korea gemar berdandan layaknya wanita di belahan dunia barat hingga tahun 1930. Setelah Korea terpecah menjadi Korea Selatan dan Utara, ada perbedaan dalam tren kecantikan di masing-masing negara. Korea Selatan cenderung lebih glamour, sedangkan Korea Utara lebih sederhana. Semakin mendeketi abad ke-21, tren makeup di Korea semakin booming dan para wanita gemar mengenakan makeup yang dapat membuat matanya terlihat lebih besar.
youtube:5SWHjWtykns
source: https://www.youtube.com/watch?v=5SWHjWtykns
100 Years of Beauty - Episode 4: Korea (Tiffany)

Episode 5: Meksiko

Saat terjadinya Revolusi Meksiko di tahun 1910, wanita dari kaum Soldaderas menjadi panutan karena keberaniannya untuk berjuang yang tidak kalah dari laki-laki. Namun di tahun 1920, justru wanita Meksiko menjadi semakin konservatif dan menghilangkan ciri khas mereka. Tren kecantikan wanita Meksiko di tahun ini hingga tahun 1950-an mulai mendapat banyak pengaruh dari Amerika yang merupakan negara tetangganya, terutama para selebritinya.
youtube:JmCLLTjI6dw
source: https://www.youtube.com/watch?v=JmCLLTjI6dw
100 Years of Beauty - Episode 5: Mexico (Reyna)

Episode 6: Filipina

Pada saat masa kependudukan Spanyol, tren kecantikan wanita Filipina juga mendapat pengaruh sehingga wanita di saat itu menonjolkan gaya berbusana dengan tema etnik dan menunjukkan tatonya. Di tahun 1930, wanita Filipina baru akan disebut cantik jika memiliki kulit yang putih seperti orang Eropa dan memakai lipstik merah pekat, walaupun akhirnya justru terlihat menor. Di era modern, wanita Filipina mulai merasa bangga dengan warna kulit asli mereka sehingga tidak perlu lagi berdandan menor untuk memutihkan kulitnya.
youtube:NIsAeFYZFXE
source: https://www.youtube.com/watch?v=NIsAeFYZFXE
100 Years of Beauty - Episode 6: Philippines (April)

Episode 7: India

Di awal tahun 1900-an, tanda di dahi merupakan tanda yang dikenakan khusus untuk wanita yang sudah menikah, namun di era modern seperti sekarang tanda itu merupakan bagian dari makeup. Begitu pun dengan henna yang biasa dikenakan untuk wanita yang akan menikah, sekarang henna merupakan bagian dari makeup. Kain yang menutupi kepala juga merupakan bagian dari cara berpakaian yang sesuai dengan ajaran agama sekaligus menjadi definisi kecantikan. Penampilan artis Bollywood juga turut berperan besar menentukan tren kecantikan wanita di India dari tahun ke tahun.
youtube:Ih7bldj2nJE
source: https://www.youtube.com/watch?v=Ih7bldj2nJE
100 Years of Beauty - Episode 7: India (Trisha)

Episode 8: Rusia

Tren kecantikan di Rusia diawali dengan gaya yang terinspirasi dari balerina terkenal asal Rusia, Anna Pavlova. Beberapa kondisi politikus juga turut berpengaruh seperti rambut pendek lurus yang tidak ditata macam-macam untuk menunjukkan kekuatan seorang wanita di era itu. Di tahun 1960, warga Rusia mulai mengekspresikan kebebasannya dengan mulai menggunakan makeup dan menata rambutnya dengan berbagai gaya. Di era modern, wanita modern semakin menunjukkan sisi feminin wanita dengan memanjangkan rambut, sehingga gaya rambut panjang menjadi definisi wanita yang cantik saat ini.
youtube:3oxCXlGKTlk
source: https://www.youtube.com/watch?v=3oxCXlGKTlk
100 Years of Beauty - Episode 8: Russia (Anya)
Menarik, kan? Semoga suatu saat nanti ada video tentang perkembangan tren kecantikan di Indonesia juga, ya!