Apa Itu Klorin?

Klorin merupakan gas yang terdapat pada senyawa dioksin. Dioksin adalah sebutan untuk kelompok senyawa berbahaya yang berasal dari proses pembakaran yang tidak sempurna baik dari proses alam atau aktivitas manusia, seperti pembakaran hutan, asap knalpot atau asap rokok, serta aktivitas vulkanik.
source: https://www.pinterest.com/pin/498210777505589302/
Studi menunjukkan bahwa kontaminasi oleh dioksin pada level yang cukup tinggi dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan termasuk kanker. Masalah kesehatan yang diakibatkan oleh dioksin tergantung oleh beberapa faktor, seperti tingkat kontaminasi, kapan seseorang terkontaminasi, dan berapa lama serta berapa sering seseorang tersebut terkontaminasi.
source: http://www.belajarbiologi.com/2014/04/pengertian-dioksin.html#_

Penggunaan Klorin

Klorin biasa digunakan untuk proses bleaching pada pulp (serbuk kayu), kertas bekas, serta untuk memurnikan air ledeng. Penggunaan klorin dalam pembalut terdapat pada pulp. Pulp inilah yang berperan sebagai bahan penyerap pada pembalut berkualitas rendah untuk menekan harga penjualan.
source: http://www.enviro.bppt.go.id/sipop/Iptek/POPsdiPembalut/POPsdiPembalut.htm
Selain dari industri, seseorang bisa terpapar gas klorin di rumah saat mencampur pemutih dengan bahan pembersih lainnya yang mengandung asam atau amonia.
source: http://www.amazine.co/26378/apa-itu-gas-klorin-sifat-kegunaan-bahayanya/

Bahaya Klorin

Apabila klorin bersentuhan langsung dengan kulit dapat mengakibatkan iritasi. Gas klorin yang terhirup langsung dapat mengiritasi paru-paru. Sedangkan klorin pada pembalut, menurut Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), apabila digunakan terus menerus dapat menyebabkan masalah kewanitaan seperti keputihan, gatal-gatal pada vagina, infeksi kewanitaan, bau tidak sedap, dan haid yang tidak lancar. Dampak mematikan yang ditimbulkan antara lain kanker mulut rahim (serviks), myom (kista), kanker ovarium, kanker payudara, dan endometriosis.
source: http://faktakanker.com/kanker-rahim/gejala-kanker-rahim
Apabila darah haid jatuh ke atas permukaan pembalut wanita, zat DIOXIN akan dilepaskan melalui proses penguapan. Bila Pembalut yang mengandung zat Dioxin ditambah darah menstruasi yang jatuh ke permukaan pembalut (darah yang kotor, bakteri, kuman) mengenai permukaan vagina, zat-zat tersebut dihisap ke dalam rahim melalui saluran serviks lalu masuk ke dalam rahim (uterus), selanjutnya bersama-sama aliran darah menuju ke organ-organ tubuh lainnya.
source: http://www.enviro.bppt.go.id/sipop/Iptek/POPsdiPembalut/POPsdiPembalut.htm

Batasan Klorin untuk Pembalut

YLKI sendiri sedang mengusahakan agar Kemenkes segera menetapkan penggunaan pembalut bebas klorin. Akan tetapi, Dirjen Kemenkes, Maura Linda Sitanggang sendiri menyatakan bahwa kandungan klorin dalam pembalut di pasaran masih dalam kategori aman. Lalu, berapa jumlah zat klorin yang masih dikategorikan aman untuk pembalut?
source: http://earthconscious.uk/reusable-sanitary-pads/reusable-sanitary-towels/
Dokter Spesialis Kandungan dr. Andi Darma SpOg mengatakan, klorin bersifat iritatif pada jaringan dan juga polutan bagi lingkungan. Takaran dosis klorin yang membahayakan yaitu1000 ppm.
source: http://lifestyle.okezone.com/read/2015/07/08/481/1178362/penggunaan-zat-klorin-pada-pembalut-ada-batasannya
Di sisi lain, Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, juga menyarankan agar masyarakat menggunakan pembalut kain meskipun penggunaannya tidak sepraktis pembalut sekali pakai.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar memilih pembalut dan pantiliner dengan kandungan klorin yang rendah, atau kembali menggunakan pembalut dari kain. Selain lebih aman karena tidak mengandung klorin, pembalut kain juga lebih ramah lingkungan," ujar Tulus.
source: http://www.beritasatu.com/kesehatan/289124-ylki-sarankan-perempuan-kembali-pakai-pembalut-kain.html

Cara Tes Kualitas Pembalut

Melalui situs enviro.bppt.go.id, untuk mengetahui pembalut yang kita gunakan berbahaya atau tidak bisa dilakukan dengan menggunakan tes sederhana. Cukup gunakan gelas bening yang sudah diisi air, robek pembalut dan celupkan inti pembalut ke dalam gelas lalu aduk. Hasilnya dapat dilihat melalui perubahan warna air.
source: http://www.enviro.bppt.go.id/sipop/Iptek/POPsdiPembalut/POPsdiPembalut.htm
Apakah produk tersebut utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur dan airnya keruh, berarti anda menggunakan produk yang berkualitas buruk dan banyak mengandung pemutih. Anda akan temukan gulungan kertas dan bukan kapa Dari produk yang berkualitas buruk tersebut mengandung Dioxin yang sering menyebabkan bagian intim organ kewanitaan selalu mengalami banyak masalah, seperti keputihan, gatal-gatal, iritasi, juga pemicu terjadinya kanker mulut rahim/serviks.
source: http://www.enviro.bppt.go.id/sipop/Iptek/POPsdiPembalut/POPsdiPembalut.htmhttp://www.enviro.bppt.go.id/sipop/Iptek/POPsdiPembalut/POPsdiPembalut.htm
Nah, apakah Minasan sudah menentukan ingin memakai jenis pembalut yang mana?