Tentang Kampung Naga

source: http://www.indonesia.travel/id/destination/235/kampung-naga
Kampung Naga merupakan suatu perkampungan yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat memegang adat istiadat (Sunda) peninggalan leluhurnya. Kampung yang memiliki luas 1,5 hektar ini masih sangat terlihat 'hijau' dan sama sekali belum dipengaruhi oleh modernisasi. Sekitar 311 orang tinggal di desa ini. Lokasi Kampung Naga tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan kota Tasikmalaya.
source: http://www.indonesia.travel/id/destination/235/kampung-naga

Alam Hijau Sepanjang Mata Memandang

Kampung Naga dikelilingi sawah penduduk dan dibatasi oleh hutan yang dikeramatkan oleh warga setempat.
source: https://transcard.wordpress.com/

Rumah Panggung Berbahan Alami

Rumah yang dibangun penduduk lokal Kampung Naga memiliki aturan khusus yang wajib diterapkan. Berbagai aturan tersebut membuat rumah di Kampung Naga jauh dari kesan modern dan tetap mengikuti adat leluhur.
source: http://travel.kompas.com/read/2013/09/18/0812396/Mengunjungi.dan.Mempelajari.Budaya.Kampung.Naga.
Bentuk rumah masyarakat Kampung Naga harus panggung, bahan rumah dari bambu dan kayu. Atap rumah harus dari daun nipah, ijuk, atau alang-alang, lantai rumah harus terbuat dari bambu atau papan kayu. Rumah harus menghadap ke utara atau ke sebelah selatan dengan memanjang kearah barat-timur. Dinding rumah dari bilik atau anyaman bambu dengan anyaman sasag. Rumah tidak boleh dicat, kecuali dikapur atau dimeni. Bahan rumah tidak boleh menggunakan tembok, walaupun mampu membuat rumah tembok atau gedung (gedong).
source: http://travel.kompas.com/read/2013/09/18/0812396/Mengunjungi.dan.Mempelajari.Budaya.Kampung.Naga.

Upacara Hajat Sasih

source: http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=428&lang=id
Salah satu upacara tradisional yang tidak boleh Anda lewatkan di Tasikmalaya adalah Upacara Hajat Sasih Kampung Naga. Upacara ini merupakan ucapan rasa syukur kepada Tuhan YME dan juga kepada Rasul-Nya, Nabi Muhammad SAW, yang telah memberikan keselamatan, keberhasilan dan limpahan berupa hasil bumi serta tanah yang subur, sekaligus sebagai penghormatan kepada leluhurnya, yaitu Eyang Singaparna, yang dianggap sebagai cikal bakal Kampung Naga yang menurunkan orang Sanaga. Jangan lupa untuk mencatat waktu pelaksanaannya, yaitu setiap dua bulan sekali pada tanggal 26-28 Muharam (Maret), 10-12-14 Maulud (Mei), 16-18 Jumadil Akhir (Juli), 14-16 uwah (September), 1-3 Syawal (November), 10-12 Rayagung (Januari).
source: http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=428&lang=id

Buah Tangan dari Kampung Naga

Selain berwisata adat dan budaya di Kampung Naga, Minasan juga dapat membeli berbagai souvenir khas yang dibuat langsung oleh penduduk lokal.
source: http://www.indonesia.travel/id/destination/235/kampung-naga
Untuk buah tangan, Anda tak perlu khawatir, karena di sepanjang jalan menuju Kampung Naga banyak toko-toko yang menyediakan berbagai macam suvenir hasil kerajinan penduduk Kampung Naga dengan harga yang sangat murah dan dengan pilihan yang beraneka ragam, seperti sandal dan tas unik. Tak ketinggalan bagi anak-anak, di sana dapat membeli mainan yang terbuat dari kayu, seperti kapal terbang, mobil, sepeda motor, dan lain-lain.
source: http://www.indonesia.travel/id/destination/235/kampung-naga