1. Perhatikan Format Agar Tetap Simpel Dan Nyaman Dibaca
 

source: http://forward.com/


Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk memastikan CV kamu itu akan dibaca oleh para recruiter adalah dengan membuat formatnya sederhana dan simpel. Kamu tidak perlu membuat desain yang terlalu mencolok, kecuali kamu melamar untuk pekerjaan desainer. Pastikan kamu menjaga susunan warna yang standar, font huruf yang terbaca jelas, serta urutan data pribadi yang juga tersusun rapi.
 


2. Pastikan CV Yang Kamu Tulis Cukup Mewakili Dirimu
 

source: https://www.povertyactionlab.org/


Kebanyakan para pelamar pekerjaan membuat CV dengan tulisan yang terlalu bertele-tele. Informasi yang dirasa kurang penting untuk dimuat sebaiknya kamu hapus. Dengan kata lain, pastikan isi CV yang kamu buat ringkas, padat, dan jelas dalam menjelaskan siapa diri kamu, apa backgroundmu, dan bagaimana prestasimu. Pastikan semuanya cukup dalam 1-2 halaman saja.
 

baca juga


3. Jangan Khawatir Dengan Pengalaman Kerja, Lengkapi Dengan Skill Yang Relevan
 

source: http://www.des-inc.com/


Sebagai fresh graduates, kamu tidak akan diharapkan menjadi karyawan kantor yang mempunyai segudang pengalaman langsung di lapangan. Para recruiter memang mencari tunas-tunas baru dengan ide dan gagasan baru untuk bisa menyelesaikan persoalan kantor. Itulah sebabnya kamu tidak perlu cemas dengan pengalaman kerja yang masih minim. Yang pasti, lengkapi CV kamu dengan data kemampuan diri yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar.
 


4. Pengalaman Berorganisasi
 

source: http://www.talentinternational.com/


Nah, yang satu ini cukup penting untuk mengetahui bagaimana kamu pernah bekerja dalam tim dan mengerjakan satu proyek bersama-sama. Jadi, jangan ragu untuk mencantumkan pengalaman kamu dalam organisasi kampus, fakultas, jurusan/departemen, atau bahkan organisasi kelas dan komunitas mahasiswa. 
 

baca juga


5. Jangan Buat CV Secara Umum
 

source: https://www.freepik.com/


Terakhir, kebanyakan para pelamar kerja terlalu malas untuk menyusun skripsi baru dalam melamar pekerjaan satu ke pekerjaan yang lain. Padahal, hal ini penting karena tiap kantor dan tiap posisi membutuhkan karyawan dengan karakter yang berbeda. Jadi, buatlah CV yang kamu susun sesuai dengan ketentuan dari pelamar kerja suatu posisi. Jangan malas dan hanya membuat satu CV untuk semua.