Salah satu simbolisasi paling populer dalam pernikahan yaitu simbol pemasangan cincin pernikahan di jari manis. Pada kebanyakan budaya, termasuk Indonesia, cincin pernikahan dipasang di jari manis kiri sang pengantin. Bukan tanpa alasan, ternyata ada kepercayaan yang melatarbelakangi hal ini lho! Coba tebak, kira-kira kenapa ya cincin pernikahan dipakai di jari manis?


Sudah Dilakukan Sejak Zaman Kuno


Memakai cincin pernikahan di jari manis pengantin ternyata sudah ada sejak zaman kuno. Pada era tersebut, bangsa Roma percaya bahwa pembuluh darah vena di jari manis tangan kiri mengalir langsung ke bagian jantung. Karena kepercayaan ini pula, pembuluh darah di jari manis disebut dengan “vena amoris” atau yang berarti “pembuluh darah vena cinta” secara literal. Berdasarkan kepercayaan inilah cincin pernikahan dipakai di jari manis tangan kiri. Jika diartikan, hal ini menyimbolkan persatuan dua hati sang pengantin. Manis sekali ya?

Namun kepercayaan dari zaman kuno ini sebenarnya sekarang sudah dipatahkan oleh ilmu sains. Faktanya, ternyata semua pembuluh darah di jarimu mengalir langsung ke bagian jantung.

source: https://id.pinterest.com


Jika Ditelaah dari Aspek Religius, Ternyata Ini Alasan Lainnya!


Selain dari budaya kuno, ditemukan lagi alasan lain mengenai aturan memakai cincin pernikahan. Di tahun 1549, gereja Anglikan di Inggris ternyata membuat aturan yang dimuat pada Kitab Doa Umum yang mengatakan bahwa cincin pernikahan harus digunakan di jari manis tangan kiri. Pasalnya, aturan ini dibuat untuk membedakan gereja Anglikan dengan gereja Katolik. Gereja Katolik sendiri memiliki aturan untuk memasang cincin pernikahan di jari manis sebelah kanan. 

source: https://id.pinterest.com/
baca juga


Tidak Harus Diikuti


Terlepas dari berbagai teori dan budaya yang melandasi aturan ini, zaman sekarang kamu boleh kok memakai cincin pernikahan di jari manapun. Bahkan beberapa agama tidak memiliki aturan khusus dalam penempatan cincin pernikahan ini. Hmm, kalau kamu menikah, kamu mau memakai cincinnya di jari tangan yang mana nih, Ladies?