Siapa Pierre Coffin

Minasan yang menyukai film Despicable Me atau Minions mungkin sudah mengenal sutradaranya. Ya, dialah Pierre Coffin yang ternyata mempunyai seorang Ibu berdarah Indonesia, yaitu Nh. Dini.
source: https://id.wikipedia.org/wiki/Pierre_Coffin
Pierre-Louis Padang Coffin adalah animator dan sutradara Perancis. Ia lahir tanggal 1 November 1967 dari pasangan Yves Coffin, seorang diplomat Perancis, dan Nh. Dini, penulis ternama asal Indonesia.
source: https://id.wikipedia.org/wiki/Pierre_Coffin

Awal Karir Pierre Coffin

Pierre Coffin mungkin mewarisi darah seni dari sang Ibu yang merupakan sastrawan ternama di Indonesia. Karya pertamanya mengangkat tema dinosaurus.
source: http://www.amazon.com/Were-Dinosaurs-Story-Hudson-Talbott/dp/0517565994
Ia bersekolah di Gobelins, Paris dan mengawali kariernya di Amblimation, studio animasi 2D di London. Di sana ia mengerjakan We're Back! A Dinosaur's Story besutan Steven Spielberg.
source: https://id.wikipedia.org/wiki/Pierre_Coffin

Pierre Coffin dan Despicable Me

Karyanya setelah We're Back! A Dinosaur's Story adalah Despicable Me yang diproduksi oleh Universal. Dari film inilah kemudian Minasan bisa mengenal karakter lucu dari Minions yang kemudian dibuatkan film sendiri.
source: https://en.wikipedia.org/wiki/Despicable_Me
Setelah itu, ia dan Chris Renaud berkolaborasi dengan Passion Pictures Paris dan Mac Guff dalam proyek film fitur animasi CGI Despicable Me (2010) pesanan Universal.
source: https://id.wikipedia.org/wiki/Pierre_Coffin

Pierre Coffin dan Minions

Minions digarap oleh Pierre menjadi sebuah film tunggal dan ditayangkan perdana di bioskop Indonesia pada 17 Juni 2015 dan di Australia. Ia memilih untuk menayangkan perdana di Indonesia dan Australia semata untuk strategi pemasaran, karena saat itu di Amerika sedang demam film lain. Pierre juga mengambil beberapa kata dari bahasa Indonesia untuk dipakai di film Minions dan Despicable Me.
source: https://hanyalewat.com/2013937/bahasa-minions-dalam-film-despicable.html
Film Minions meluncur ke bioskop Indonesia pada Rabu, 17 Juni. Hal menarik pada film tersebut, karakter Minion dalam beberapa dialog terdengar menggunakan bahasa Indonesia.
source: http://hiburan.metrotvnews.com/read/2015/06/18/137964/ada-dialog-bahasa-indonesia-di-film-minions

Pierre Coffin dan Indonesia

Sutradara yang satu ini pun mengungkapkan apresiasinya terhadap kelezatan makanan Indonesia dan keistimewaan bahasa Indonesia.
source: http://www.brilio.net/life/pierre-coffin-sutradara-minions-putra-sastrawan-indonesia-nh-dini-150622z.html
"Justru membawa ingatan saya kembali ke masa lampau. Makanan Indonesia, buat saya adalah hidangan paling enak di seluruh dunia. Dan bahasa Indonesia, menurut saya, adalah bahasa yang sangat indah, seperti alunan musik. Ketika saya menyuarakan Minions dalam film Despicable Me, saya menggunakan berbagai bahasa, setiap kata-kata lucu saya gunakan dengan cara menarik, mungkin Anda mendengar saya menggunakan kata 'terima kasih'," katanya.
source: http://seleb.tempo.co/read/news/2013/07/16/111496760/sutradara-despicable-me-ternyata-anak-n-h-dini

Kedekatan Piere Dengan Sang Ibu, Nh. Dini

Tinggal jauh dari Indonesia tak membuat Pierre merasa asing dengan negara kelahiran ibunya, Nh. Dini. Karena pengaruh dari ibunya, Pierre Coffin tidak sepenuhnya melupakan makanan dan bahasa Indonesia, serta meninggalkan kesan yang mendalam pada dirinya tentang Indonesia.
source: http://www.kompasiana.com/indahnoing/siapakah-pierre-coffin-itu_552b2426f17e612c76d623b7
Pierre rupanya masih mengingat bagaimana ibunya kerap memperkenalkan kebudayaan Indonesia saat ia kecil. "Saya ingat, ketika masih kecil, ibu saya sering membawa saya ke kedutaan besar Indonesia di negara kami menetap. Saya ingat semua yang dilakukan. Sampai sekarang saya masih ingat irama musik tradisional Indonesia," ia mengenang.
source: http://seleb.tempo.co/read/news/2013/07/16/111496760/sutradara-despicable-me-ternyata-anak-n-h-dini
Ternyata, meskipun sudah terkenal dan tinggal jauh dari Indonesia Pierre Coffin sadar betul dia memiliki darah Indonesia dari sang Ibu. Mungkin dengan memasukkan kata-kata berbahasa Indonesia di filmnya adalah wujud dari sebuah penghargaan dan kerinduan akan Indonesia.