Dior & I

Film dokumenter ini menceritakan perjalanan Raf Simon semenjak didapuk menjadi creative director rumah mode Dior di tahun 2012. Minasan akan melihat bagaimana Raf Simon mempersiapkan koleksi haute couture pertamanya untuk rumah mode Dior hanya dalam waktu 8 minggu, proses yang seharusnya dilakukan dalam 6 bulan. Hal ini menjadi semakin menarik karena Raf sebelumnya tidak pernah terlibat dalam proses pembuatan couture. Minasan juga bisa melihat ke dalam atelier Dior dalam film ini!
source: http://www.tribute.ca/movies/posters/dior-et-moi/109547/

Valentino: The Last Emperor

Film ini tidak hanya menceritakan perjalanan karir seorang Valentino Garavanni, tetapi juga menyuguhkan kehidupan pribadi Valentino. Dari pertemuannya dengan Giancarlo Giammetti hingga kehidupannya yang mewah semuanya terangkum dengan rapi dalam dokumenter ini. Valentino: The Last Emperor juga menceritakan bagaimana sang desainer Italia mempersiapkan koleksi terakhirnya sebelum pensiun.
source: http://mariarogersdotter.com/tag/valentino-the-last-emperor/

Marc Jacobs & Louis Vuitton

Loic Prigent, sang sutradara berhasil menangkap Marc Jacobs saat bekerja ke dalam dokumenter ini. Menceritakan tentang cara kerja Marc Jacobs dalam memproduksi suatu koleksi sebelum ia berhenti pada tahun 2013. Proses kreatif dalam menghasilkan karya-karya baru ini terangkum dalam film Marc Jacobs & Louis Vuitton.
source: http://fashion.telegraph.co.uk/article/TMG10677579/10-best-fashion-documentaries.html

Coco Before Chanel

Bercerita tentang kehidupan Coco sebelum ia memiliki rumah mode ternama, Chanel. Kehidupan Coco saat ia harus berjuang untuk hidup dengan bekerja sebagai performer di bar, jauh dari mutiara dan parfum kenamaannya. Coco Before Chanel membawa kita melihat bagaimana wanita asal Perancis ini membantu merevolusi penampilan wanita dari generasinya hingga sekarang.
source: http://cache29.fansshare.com/pictures/cocoavantchanel/coco-before-chanel-movie-211686505.jpg

Yves Saint Laurent

Menceritakan tentang bagaimana Yves Saint Laurent mencapai puncak karirnya. Bersetting di tahun 1960an hingga 1970an saat YSL sedang berada di masa kejayaannya. Film bergenre biografi drama ini sempat menerima penghargaan di Festival Film Cannes.
source: http://www.theguardian.com/fashion/2014/mar/02/yves-saint-laurent-battle-life-story

Splash! Iris Van Herpen

Sebuah film pendek yang mengulas bagaimana Iris Van Herpen membuat sebuah dress dari koleksi Crystallization. Proses pembuatan dress berbahan acrylic ini memakan waktu hingga 1 minggu. Video ini dipresentasikan menggunakan efek air! Minasan harus menyaksikannya sendiri untuk melihat keunikannya.
source: http://www.fimela.com/fashion-style/belum-jadi-fashionista-sejati-kalau-belum-nonton-4-film-bertema-fashion-ini-150424k-page3.html

Scatter My Ashes at Bergdorf

Melihat ke dalam toko paling legendaris di New York City. Bergdorf Goodman merupakan toko yang menjadi tujuan para designer. Merupakan tempat launching brand Michael Kors hingga Bobbi Brown, Bergdorf terkenal dengan display tokonya yang cantik. Saksikan bagaimana cara kerja toko yang telah berusia lebih dari 100 tahun ini!
source: http://ascotroad.com/tag/scatter-my-ashes-at-bergdorfs/

The September Issue

Untuk menerbitkan sebuah majalah fashion dibutuhkan persiapan yang lama dan panjang. Mulai dari menentukan tema, membuat fashion spread, menyusun halaman semua membutuhkan kerja keras dan perhatian ekstra. Dibawah pengawasan Anna Wintour, Vogue menjadi majalah fashion yang paling sukses. Menceritakan tentang kehidupan jurnalis dunia fashion, film ini wajib Minasan tonton!
source: https://www.youtube.com/watch?v=xp8iIyKDOtk

Mademoiselle C

Mengintip kehidupan Carine Roitfeld setelah pensiun dari posisinya sebagai editor Vogue Paris. Menyaksikan kegiatannya duduk di front-row fashion show, latihan balletnya, dan persiapannya dalam meluncurkan edisi pertama CR Fashion Book.
source: http://jocette.com/2013/09/25/must-watch-movie-mademoiselle-c/

Bill Cunningham New York

Fotografer street style pertama, Bill Cunningham, yang telah berusia lebih dari 80 tahun ini masih sangat bersemangat dan passionate terhadap pekerjaannya. Bill telah mendokumetasikan apa yang telah dipakai orang-orang di jalanan untuk The New York Times sejak tahun 1970an. Sangat menarik dan mengharukan menonton kepribadian Bill yang rendah hati dalam bidang pekerjaannya yang glamor.
source: http://fashion.telegraph.co.uk/article/TMG10677579/10-best-fashion-documentaries.html