Bukan rahasia lagi kalau merokok memang terbukti bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit, seperti kanker salah satunya. Lalu, bagaimana dengan orang yang tidak merokok tetapi kerap menghirup asap rokok dari perokok aktif? Orang-orang inilah yang biasa disebut dengan julukan perokok pasif. Meskipun terdengar tidak berbahaya, namun kenyataannya perokok pasif juga memiliki berbagai risiko penyakit yang bisa menyerang kesehatan!


Asap Rokok Tidak Berbahaya? Salah!


Asap rokok dikategorikan menjadi 2 bagian, yaitu asap hasil bakaran rokok (sidestream smoke) dan juga asap hembusan si perokok itu sendiri (mainstream smoke). Kedua asap ini sangat mungkin untuk dihirup oleh para perokok pasif. Parahnya lagi, ternyata diantara kedua jenis asap tersebut, asap yang berasal dari ujung rokok 4 kali lebih membahayakan lho!

source: https://www.pexels.com/@eye4dtail


Bahaya Asap Rokok Bagi Orang Dewasa


Keliru jika kamu berpikir bahwa zat berbahaya hanya ada di dalam rokok. Faktanya, asap rokok sendiri mengandung sekitar 7.000 zat kimia, dengan 70 zat yang bersifat karsinogen atau bisa menyebabkan kanker. Karena itu, jangan heran kalau para perokok pasif yang menghirup asap rokok juga bisa terkena kanker, mulai dari kanker otak, kanker paru-paru, kanker saluran kemih, kanker perut, hingga kanker payuduara.

Selain itu, masih ada banyak lagi risiko penyakit yang mengintai para perokok pasif, seperti gangguan pernapasan, penyakit jantung koroner, stroke, depresi, hingga kematian prematur. Ngeri!

source: https://www.pexels.com/@dishan-lathiya-15784
baca juga


Ada Juga Dampaknya Bagi Anak-anak


Orang dewasa saja bisa terkena risiko penyakit, apalagi anak-anak. Berbagai risiko penyakit yang bisa menyerang anak-anak perokok pasif pun sangat ebrbahaya, yaitu infeksi pernapasan, asma, radang selaput otak (meningitis), batuk kronis, leukimia atau kanker darah, tumor otak, hingga meninggal saat tidur (sudden infant death syndrome).

source: https://www.pexels.com/@public-domain-pictures