Lupa Membaurkan

Memakai dan mengombinasikan beberapa warna eyeshadow pada kelopak mata akan memberikan hasil riasan mata yang cantik. Namun, jangan lupa untuk di-blend atau dibaurkan. Jika tidak, akan tampak garis-gari batasan pada setiap warna yang akan terlihat tidak natural. Gunakan blending brush dan sapukan ke kiri dan kanan kelopak mata beberapa kali untuk meratakan dan membaurkan tepian warna yang satu dengan yang lain untuk hasil warna yang lembut. Akan tetapi, jangan juga terlalu banyak membaurkan karena warna eyeshadow justru bisa hilang atau gradasi warna yang kamu inginkan jadi tidak terlihat.

 

source: https://id.pinterest.com

Mengaplikasikan Terlalu Banyak Eyeshadow

Cara memakai eyeshadow yang juga sering salah adalah terlalu banyak mengaplikasikan pada kelopak mata dan bawah mata. Cara memakai eyeshadow seperti ini justru membuat penampilanmu terkesan norak. Jika kamu menginginkan makeup smokey eyes, jangan keasyikan mengaplikasikan eyeshadow gelap di bawah mata terlalu banyak karena justru akan terlihat seperti mata panda. Jadi tetap untuk area waterline dan lower lash line aplikasikan eyeshadow tipis-tipis saja, yakni sekitar 1/3 area dari sudut luar mata. Sedangkan untuk kelopak mata, aplikasikan eyeshadow sedikit demi sedikit hingga mencapai warna yang kamu inginkan. 

 

source: https://id.pinterest.com
baca juga

Tidak Memakai Eyeshadow Base

Mungkin kamu sudah memakai eyeshadow palette mahal yang diklaim warnanya pigmented. Namun, akan jauh lebih baik lagi jika kamu memgaplikasikan eye base atau eye primer terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan eyeshadow. Terlebih ketika kamu memakai eyeshadow dengan tekstur powder atau kelopak mata kamu berminyak. Bisa-bisa hasilnya patchy, tidak rata dan sulit dibaurkan. Jika kamu tidak memiliki eye base atau eye primer bisa juga memanfaatkan concealer. Selain mendapatkan warna yang pigmented, tentunya eyeshadow yang kamu pakai juga bisa tahan lama dan tidak mudah luntur.

 

source: https://id.pinterest.com

Memakai Eyeshadow Setelah Concealer

Okelah jika concealer kamu pakai sebagai pengganti eye base, maka kamu memakai eyeshadow setelah mengaplikasikan concealer. Akan tetapi, untuk pengaplikasian concealer pada area wajah hendaknya kamu lakukan setelah memakai eyeshadow. Mengapa demikian? Karena ketika mengaplikasikan eyeshadow, debu-debu atau partikel halusnya kemungkinan akan berjatuhan di wajah. Untuk menghindari riasan tampak kotor, maka gunakanlah terlebih dahulu eyeshadow, lalu bersihkan sisa-sisa debu atau parrtikel yang berjatuhan dengan kuas, kemudian pakailah concealer seperti biasa.

 

source: https://id.pinterest.com
baca juga

Menggunakan Kuas atau Aplikator Bawaan Eyeshadow Palette

Biasanya kamu merasa praktis ketika bepergian membawa eyeshadow palette yang sudah dilengkapi dengan aplikator. Namun, nyatanya kebanyakan kuas atau aplikator bawaan dari eyeshadow palette tidak nyaman digunakan dan tidak bisa dibuat untuk membaurkan warna eyeshadow dengan baik. So, akan lebih baik jika kamu gunakan kuas khusus untuk mengaplikasikan eyeshadow daripada harus memakai aplikator bawaan yang biasanya berbentuk spons dan cenderung lebih banyak mengambil pigmen warna sehingga membuat hasil riasan eyeshadow tidak rata. 

 

source: https://id.pinterest.com

Memakai Warna yang Terlalu Berat atau Gelap Sebagai Warna Transisi

Kesalahan lainnya yang juga sering dilakukan tanpa disadari adalah menggunakan warna eyeshadow yang terlalu gelap sebagai warna transisi, yakni yang biasanya letaknya tepat di atas garis lipatan bawah mata dan di bawah tulang alis. Meskipun kamu ingin mencona riasan smokey eyes sekalipun, hendaknya tidak membuat efek smoke tanpa melihat transisi dan gradasi warnanya. Ibaratnya nih seperti asap yang makin lama makin menipis dan memudar, begitu juga dengan gradasi warna pada eyeshadow. Semakin menjauhi eyelid, hendaknya kamu buat warnanya semakin tipis. Warna transisi yang terlalu berat dan gelap justru akan meninggalkan kesan kotor pada riasan mata.

 

source: https://id.pinterest.com