Beautynesia.id berkesempatan untuk melakukan wawancara langsung dengan Grace Eleven terkait dengan cerita perjalanan karirnya. Pada awalnya, Grace Eleven sebenarnya sangat tertarik dengan dunia fashion. Namun karena saat kuliah ia tidak mengambil jurusan Fashion Design dan lebih memilih International Business Management, maka ia memutuskan untuk banting setir ke bidang make up.
 
“Awalnya aku fokus ke make up untuk editorial, tapi sekarang mulai suka juga dengan make up wedding,”
 
Gaya make up Grace yang minimalis awalnya sempat diragukan. Namun melihat hasilnya yang justru tampak sangat natural di depan kamera, akhirnya banyak orang yang tertarik untuk menggunakan jasanya.

“Ya, aku termasuk beruntung karena saat mulai ini belum banyak make up artist yang khusus menangani editorial. Saat itu di Surabaya sedang banyak online shop yang mau membuat look book, jadi jasaku banyak dibutuhkan.  Akhirnya orang biasa yang bukan model pun tertarik untuk dibuatkan beauty portrait dengan make up aku.”
 
Tidak bisa dipungkiri jika persaingan di dunia make up artist sekarang sangat tinggi. Untuk yang tidak bisa mempertahankan ciri khasnya, harus siap dikalahkan oleh make up artist lain.

baca juga

“Pesan aku untuk yang baru mau berkecimpung di dunia make up artist, sebaiknya lakukan pekerjaan ini dengan passion. Kalau kamu mau jadi MUA cuma karena ikut-ikutan, pasti suatu hari akan bosan dan merasa terpaksa.”