India

Di Mumbai, para umat Muslim biasanya berkumpul di suatu area jalan yang bernama Mohammed Ali Road. Jalanan ini tidak pernah sepi hingga larut malam karena banyak sekali orang menjajakan makanan. Mau wisata kuliner? Di sini aja! Banyak sekali hidangan yang disuguhkan. Jalanan ini selalu ramai di saat bulan Ramadhan.
source: https://www.flickr.com/photos/humayunnapeerzaada/14693368636
The environment here is completely different than the rest of the town. Some people often say that one hasn’t celebrated Ramadan fully, if not been here. The spark of the celebration here defines the complete celebrations in Mumbai.
source: http://www.onislam.net/english/culture-and-entertainment/traditions/475135-draping-india-in-ramadan-festivities.html

Bangladesh

Di Bangladesh, bulan Ramadhan adaah bulan untuk mempererat tali silaturrahim. Ini adalah kesempatan bagi mereka melakukan buka puasa bersama sanak famili. Biasanya banyak digelar bazaar juga untuk menjual hidangan berbuka puasa.
source: http://www.skyscanner.co.id/berita/10-negara-yang-mempunyai-tradisi-unik-di-bulan-ramadan
Di Dhaka, bazar bertempat di Old Dhaka atau di Chakbazar. Sebagian besar makanan yang dijual adalah makanan tradisional seperti kebab, domba panggang, chicken bhunna curry, dan menu lain yang umumnya terbuat dari daging domba dan kambing dicampur nasi dan kacang.
source: http://www.skyscanner.co.id/berita/10-negara-yang-mempunyai-tradisi-unik-di-bulan-ramadan
Selain itu, di Bangladesh, bulan Ramadhan adalah bulan membaca buku. Banyak sekali pameran buku digelar ketika bulan Ramadhan.

Turki

Di Turki, umat Muslim merayakan datangnya bulan Ramadhan dengan memasang Mahya. Selama bulan Ramadhan, akan banyak dijumpai mahya yang menggantung menerangi hampir di setiap sudut jalan di Istambul. Mau tahu seperti apa mahya? Klik link berikut, ya!
source: http://www.worldbulletin.net/news/113566/istanbul-mosques-welcome-ramadan-with-mahya-tradition
Mahya, hung only on blessed nights and for religious festivities like the Ramadan, began appearing between the minarets of all “sultan Emosques, those built by sultans using their personal wealth. The messages given with the Mahyas are religiously significant as well as suggesting good behavior and some advises of Prophet Muhammed.
source: http://www.worldbulletin.net/news/113566/istanbul-mosques-welcome-ramadan-with-mahya-tradition

Iran

source: http://dreamofiran.com/ramadan-feast-breaking-the-fast-in-iran/
Ramadan is one of the times to observe that Iranian legendary hospitality. It is a tradition in Iran to invite guests during Ramadan and at the time of breakfast, even uninvited people are welcomed. Iranians believe that God showers the host with blessings when he shares his food with other people and during Ramadan this tradition comes even more into practice. In Iranian culture, “the guest is God’s friend Eafter all!
source: http://dreamofiran.com/ramadan-feast-breaking-the-fast-in-iran/

Mesir

Di Mesir, ada suatu tradisi yang disebut Maidaturrahman. Maidaturrahman adalah hidangan makanan gratis untuk berbuka puasa. Biasanya, akan banyak dijumpai bangunan semi permanen di tengah jalan yang khusus didirikan selama bulan puasa untuk menyediakan Maidaturrahman ini.
source: http://liputanislam.com/traveling/indahnya-ramadhan-di-negeri-seribu-menara/
Yang istimewa, nuansa religius Ramadhan dari lingkungan dan masyarakat Mesir begitu terasa. Di bulan suci ini, banyak dijumpai orang-orang membaca al-Quran di kereta, atau kendaraan umum. Mereka juga menjadi begitu mudah bersedekah, baik itu sedekah doa, uang, sembako atau menyediakan maidaturrahman (menu berbuka puasa) di sejumlah lokasi yang berbeda-beda.
source: http://liputanislam.com/traveling/indahnya-ramadhan-di-negeri-seribu-menara/