Berisiko Diabetes

Sebuah studi dari Huazhong University of Science and Technology di Tiongkok menemukan bahwa tidur siang menambah risiko sakit gula. Selain risiko diabetes, pria dan wanita yang rutin tidur siang juga lebih cenderung memiliki tekanan darah dan kolesterol lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang terus terjaga di siang hari. Namun peneliti menekankan penyebab utama meningkatnya risiko diabetes pada orang-orang yang rutin tidur siang sebenarnya terletak pada durasi tidurnya. Mereka yang tidur selama setengah jam atau 30 menit ke atas cenderung mengalami gejala awal diabetes dibandingkan mereka yang tidur kurang dari itu. Peneliti menduga alasan utama di balik masalah ini karena orang-orang yang kerap tidur siang jarang berolahraga.
source: http://health.detik.com/read/2013/09/23/174559/2367048/763/tidur-siang-berisiko-diabetes-ini-penjelasannya

Menyebabkan Obesitas

Hal ini terkait dengan kebiasaan orang yang tidur siang sehabis makan siang. Ada mitos kalori yang dimasukkan setelah makan siang akan menumpuk menjadi lemak jika dibawa tidur siang. Tetapi ternyata hingga saat ini peneliti belum menemukan hubungan kegemukan dengan tidur siang. Yang jelas kebiasaan tidur siang yang lama memang membuat tubuh tidak bergerak sehingga kalori yang dibakar menjadi sedikit. Tidur siang sebaiknya jangan dilakukan langsung sehabis makan siang, tapi tunggu 1-2 jam. Tidur siang langsung setelah makan malah jadi penyakit seperti gangguan pencernaan termasuk refluks asam lambung.
source: http://health.detik.com/read/2011/02/23/143459/1577187/763/benarkah-tidur-siang-bikin-gemuk

Memicu Sakit Kepala

Kalau tidur terlalu lama pasti ketika bangun akan merasa pusing dan linglung. Selain itu juga biasanya tidak semangat untuk beraktivitas lagi.
source: http://www.radartasikmalaya.com/berita/2014/tidur-siang-berlebih-bikin-sakit-kepala.html

Menyebabkan Depresi

15 persen orang yang depresi ternyata diketahui tidur terlalu lama. Hal ini mungkin saja membuat depresi semakin parah. Untuk memulihkan kondisinya, penderitanya harus kembali ke pola tidur yang normal. Dalam beberapa kasus, mengurangi waktu tidur bahkan menjadi perawatan efektif bagi pengidap depresi.
source: http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/10/12/tidur-siang-kelamaan-itu-nggak-enak-684876.html

Meningkatkan Risiko Kematian

Sebuah penelitian dari Universitas Cambridge, Inggris, menyimpulkan bahwa orang dewasa yang sedang di masa produktif atau orang lanjut usia memiliki risiko kematian yang tinggi jika sering tidur siang. Tidur siang dan kematian dini dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dari penyakit pernapasan. Para peneliti dalam American Journal of Epidemiology menulis bahwa tidur siang yang berlebihan bisa menjadi penanda berguna yang melandasi risiko kesehatan, khususnya masalah pernapasan bagi mereka yang berusia 65 tahun atau lebih muda. Sleep apnea atau jeda bernafas saat tidur dalam waktu yang sering, mampu membuat orang merasakan kantuk di siang hari dan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian. Penelitian ini tidak menyatakan secara langsung apakah semua orang menderita sleep apnea atau tidak, namun para peneliti mengindikasikan mereka yang dalam pengobatan darah tinggi cenderung menderita sleep apnea.
source: http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20150106121541-199-22651/tidur-siang-mempercepat-kematian/