Hubungan cinta tidak akan selalu berakhir bahagia. Ada kalanya hubungan kandas di tengah jalan, ada juga yang berlanjut hingga terucap janji suci sehidup semati. Ketika hubungan yang kandas pun bukan berarti kamu kemudian harus memusuhi si Dia.. Sah-sah saja apabila kamu tetap ingin menjalin tali silaturahmi dengan sang mantan, namun pastikan kamu melakukan kelima hal penting ini dulu sebelum memutuskan untuk berteman dengan pria yang pernah mengisi masa lalumu!


Kenapa Kamu Ingin Berteman dengan Mantan?

Setelah hubungan berakhir, pasangan yang putus baik-baik pun biasanya akan kembali ke tahap pertemanan, namun tentunya bukan sebagai teman dekat. Ketika kamu atau si mantan ingin kembali berteman denganmu, pikirkan baik-baik apakah kamu ingin kembali menjalin komunikasi dengan dia. Sebaiknya niat berteman ini tidak dilandasi oleh motif balas dendam, ataupun ingin balikan alias ngarep. Jika memang kamu merasa sudah bisa melupakan mantan dan baik-baik saja, silahkan kembali berkomunikasi. Tapi jangan keseringan curhat ya, komunikasi secukupnya saja biar enggak baper!

source: https://www.pexels.com/@olly


Jangan Temenan Kalau Kamu Belum Move On!

Kamu yang ingin move on dan menemukan cinta baru sudah seharusnya melangkah kedepan dengan kepala tegak. Jika ada godaan untuk menengok ke  belakang, alias ketika si mantan ngajak temenan, pastikan dulu bahwa kamu sudah benar-benar move on dan tidak memiliki perasaan lagi untuk dia. Jika kamu kembali berteman di saat belum bisa move on, bisa-bisa nanti kamu sendiri yang terlarut dalam perasaan galau, sedangkan si mantan sudah bahagia dengan pacar barunya. Rugi deh, mendingan kamu enggak usah temenan, move on dengan bahagia, dan fokus cari pengganti yang baru!

source: https://www.pexels.com/@pixabay
baca juga


Berani Menetapkan Batas Privasimu

Namanya saja sudah bukan pacar, tentunya semua hak dan kewajiban mantan akan berbeda dengan hak dan kewajibannya dulu ketika kalian masih menjalin hubungan. Kalau kamu ingin kembali berteman dengan mantan, pastikan kamu menetapkan batas privasi dan minta Ia untuk menghormati keputusanmu. Misalnya, saat kamu tidak nyaman dengan pertanyaan mantan yang terus ingin tahu siapa pacar barumu dan terus memojokkan perasaanmu, kamu bisa lho menolak dan tidak menjawabnya.

source: https://www.pexels.com/@kaboompics