source: http://www.prima.co.uk/


Menjaga kebersihan kulit wajah adalah hal sangat penting untuk dilakukan. Wajah yang kurang bersih tentunya akan terlihat kusam dan juga mudah memicu timbulnya jerawat. Selain membersihkan wajah secara rutin dengan facial wash, sudah tahukan kamu metode membersihkan wajah dengan alat pembersih wajah yang berbentuk sikat atau disebut juga facial cleansing brush. 

Alat pembersih wajah yang satu ini diklaim cocok untuk kamu yang memiliki pori-pori wajah besar dan memerlukan deep cleansing. Well, alat pembersih ini memang dapat membantu membersihkan kotoran-kotoran di wajah yang tidak cukup hanya menggunakan facial wash saja. Nah, bagi kamu yang terarik untuk menggunakan facial cleansing brush, ketahui tipsnya berikut ini dulu, yuk!

source: https://www.youtube.com/
baca juga

1. Hapus make up terlebih dulu

Meskipun merupakan alat pembersih yang ampuh membersihkan wajah, tapi jangan gunakan facial cleansing brush dalam keadaan wajah masih menggunakan make up ya, ladies. Gunakanlah terlebih dahulu make up remover atau milk cleanser yang kemudian diikuti penggunaan toner, baru kemudian gunakan facial wash menggunakan facial cleansing brush untuk membersihkan wajah.


2. Bahasi facial cleansing brush sebelum digunakan

Sebelum menambahkan facial wash ke facial brush, sebaiknya basahi terlebih dahulu facial brush dengan air. Hal ini dilakukan untuk mencegah iritasi di kulit setelah penggunaan facial cleansing brush. Lalu, cara membersihkan wajah dengan facial cleansing brush yang benar adalah dengan gerakan memutar ke atas. Jika gerakannya salah bisa-bisa kerutan akan muncul diwajahmu, ladies. 


3. Jangan gunakan terlalu sering 
Membersikan wajah menggunakan pembersih yang satu ini juga merupakan cara membersihkan wajah yang sebaiknya tidak kamu lakukan terlalu sering. Jika kamu menggunakan facial cleansing brush yang terbuat dari bulu cashmere yang sangat lembut boleh digunakan setiap hari dan lebih disarankan digunakan saat malam hari saja. Sedangkan jika kamu menggunakan facial cleansing brush berbahan sintetis, hanya boleh digunakan dua kali seminggu. Menggunakan facial cleanser ini terlalu sering akan memicu timbulnya iritasi terutama bagi kamu yang memiliki kulit sensitif. 


4. Hindari pembersih lain dalam bentuk scrub

Disamping menggunakan facial cleansing brush, kamu bisa membersihkan wajah kamu sesuai kebutuhan, seperti penggunaan milk cleanser maupun toner. Tetapi lebih baik kamu menghindari facial scrub ketika menggunakan alat pembersih yang satu ini.

Facial cleansing brush sudah cukup untuk membantu mengangkat sel kulit mati yang ada di wajahmu, jika kamu menggunakan scrub lagi maka ditakutkan akan terjadi iritasi.


5. Hentikan penggunaan jika timbul gejala bahaya

Jika kamu menemukan gejala yang kurang baik seperti munculnya jerawat atau bintik merah di wajah setelah menggunakan facial cleanser tool ini, sebaiknya kamu hentikan pemakaian. Kamu bisa memakainya kembali setelah kulitmu normal kembali. Tapi kamu juga harus memerhatikan seberapa toleransi kulitmu terharap alat pembersih ini. 

Sebagian orang mungkin ada yang bisa menggunakannya hingga 2 atau 3 kali seminggu dan tidak timbul iritasi, sebagian lainnya mungkin hanya dapat menggunakannya satu kali seminggu, dan ada juga yang tidak bisa menggunakannya sama sekali. Semua tergantung pada tingkat sensitivitas kulit masing-masing. 


6. Rawat cleansing brush dengan baik

Setelah menggunakan facial cleansing brush, pastikan kamu membersihkannya dengan baik. Jangan lupa juga untuk mengganti kepala sikat sesuai dengan ketentuan yang ada. Hindari juga untuk sharing penggunaan facial cleansing brush dengan keluarga maupun teman. Penggunaan bergantian bisa memungkinkan penyebaran bakteri atau penyakit kulit. 

source: https://www.mybeautynaturally.com/

Nah, itu dia tips yang harus kamu perhatikan ketika menggunakan facial cleansing brush. Sudah siap mencoba dan dapatkan wajah yang lebih bersih dan cerah?