Migrain

Saat tubuh terjaga, otak akan dituntut untuk tetap bekerja di saat ia seharusnya beristirahat. Memaksa otak bekerja secara berlebihan akan memicu sakit kepala seperti migrain dan lain sebagainya.
source: http://blogs.jpmsonline.com/2015/04/11/updated-assessment-of-drugs-for-acute-migraine-headache/

Kulit Bermasalah

Efek instan dari kurang tidur adalah membuat wajahmu terlihat pucat karena kelelahan. Kantung mata menghitam juga tak bisa dihindari akibat begadang. Jika hal ini terus berlanjut, efek yang akan timbul adalah munculnya garis-garis hitam dan kulit kusam, yang akan membuatmu terlihat jauh lebih tua dari usiamu sebenarnya.
source: http://www.teruskan.com/55397/5-cara-efektif-atasi-kulit-kering-di-area-t-wajah.html
Bila Anda tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh Anda melepaskan lebih banyak hormon stres atau kortisol. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit atau protein yang membuat kulit tetap halus dan elastis. - Phil Gehrman, PhD, CBSM, Asisten Profesor Psikiatri dan Direktur Klinis dari Program Behavioral Sleep Medicine Universitas Pennsylvania, Philadelphia.
source: http://health.kompas.com/read/2010/07/22/0754116/Inilah.10.Kerugian.akibat.Kurang.Tidur

Merusak Sistem Imun

source: http://protectthepark.org/10-myths-about-diabetes/
Penurunan imunitas dalam tubuh akan terjadi secara drastis jika kamu kurang tidur pada malam hari. Menurut penelitian, seseorang yang tidur kurang dari 7 jam per harinya memiliki resiko lebih besar terkena pilek karena hanya memiliki setengah dari antibodi untuk melawan penyakit dan melindungi tubuhnya. Tak hanya penyakit ringan seperti pilek, dalam jangka panjang akan berakibat penyakit berat seperti jantung, kanker, diabetes, dan lain sebagainya.

Penurunan Konsentrasi & Daya Ingat

Otak yang terjaga semalaman tentunya akan mengalami penurunan kemampuan setelahnya. Rasa kantuk yang bercampur lelah akan membuatmu kesulitan berkonsentrasi, bahkan sampai mempengaruhi ingatanmu! Tidur pada malam hari berperan penting dalam menguatkan memori otak, jadi jika kamu melewatkan bagian ini, maka jangan menyesal kalau kamu sudah pikun walaupun masih terbilang muda.
source: http://blog.timesunion.com/amanda/can-you-forget-how-to-not-be-single/17952/
Pada tahun 2009. peneliti dari Amerika dan Prancis membuktikan bahwa dengan waktu tidur yang cukup, otak menstimulasi reaksi yang dinamakan sharp wave ripple atau "riak gelombang tajam" yang berperan dalam proses penguatan memori. Riak tersebut mengirim informasi atau data yang disimpan bagian otak hippokampus ke neokorteks, di mana ingatan jangka panjang disimpan.
source: http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/02/inilah-daftar-penyakit-akibat-sering-tidur-larut-malam

Kanker

source: http://mellofmjamaica.com/news/2015/05/07/cancer-treatment-centres-to-be-set-up-in-jamaica.html
Orang yang biasa tidur kurang dari 6 jam sehari beresiko terserang kanker jenis tertentu misalnya kanker payudara dan kanker kolorektral atau kanker yang menyerang usus besar. Kurang tidur akan mengganggu kerja hormon dan metabolisme tubuh, dalam hal ini akan menghapus manfaat olahraga yang bisa mencegah tumbuhnya sel kanker.

Jantung

source: http://www.healthcare-online.org/Heart-Attack.html
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kurang tidur berkaitan langsung dengan penyakit kardiovaskular atau jantung. Peningkatan hormon stres atau kortisol dalam tubuh saat kurang istirahat akan mempengaruhi detak jantung dan membuat jantung bekerja lebih keras daripada seharusnya.

Depresi

Tubuh akan melepaskan lebih banyak hormon stres jika kurang mendapatkan waktu untuk beristirahat. Stres yang menumpuk akan menimbulkan gejala depresi seperti mudah marah, murung, tidak dapat berpikir jernih, dan lain sebagainya. Depresi berlarut-larut yang tak segera diatasi akan berpengaruh terhadap kesehatan mentalmu, jadi sebaiknya mulai atur kembali jadwal tidurmu, ya.
source: https://theadventuresofarthritisnfibromyalgia.wordpress.com/2013/06/25/when-chronic-illness-causes-depression/
Dalam studi tahun 2007 yang melibatkan 10.000 orang terungkap bahwa pengidap insomnia 5 kali lebih rentan mengalami depresi.
source: http://health.kompas.com/read/2010/07/22/0754116/Inilah.10.Kerugian.akibat.Kurang.Tidur

Obesitas

source: http://www.danoah.com/2015/01/my-old-friend-the-disease-called-perfection.html/disease-called-perfection-5
Begadang memang sering dikaitkan dengan obesitas karena aktivitas yang terus menerus akan membutuhkan energi untuk asupan otak dan tubuhmu. Jadi tak heran kamu akan sering merasa lapar jika masih terbangun tengah malam saat mengerjakan tugas atau menonton pertandingan bola.
So, sebisa mungkin hindari bedagang dan gunakan waktumu untuk tidur, ya :)