Produk skincare seperti moisturizer, toner, dan night cream memang baik untuk kesehatan kulit kamu. Tapi, ternyata tidak semua produk skincare dapat kamu gunakan secara bersamaan, lho. Nah, apa saja sih skincare yang tidak boleh kamu gunakan bersama-sama? So, without any further do, let’s check this out!
 

source: http://www.netdoctor.co.uk/





Retinol dan Obat Jerawat
Perlu kamu ketahui, retinol dapat mempercepat regenerasi kulit dan menghaluskan tampilan garis-garis halus pada kulit kamu. Karena hal ini, retinol biasanya akan membuat kulit kamu menjadi mengelupas. Nah, jika kamu menggabungkan penggunaan retinol dengan obat jerawat seperti benzoil peroksida atau salisilic acid yang berfungsi mengeringkan jerawat, siap-siap mengalami kulit wajah yang super kering, memerah, dan iritasi, ladies. Yes, it’d happen if you mix these 2 kinds of  skincare!
 

source: http://www.netdoctor.co.uk/
baca juga



Vitamin C dan Benzoil Peroksida
A we know, vitamin C dan benzoil peroksida memang merupakan skincare yang mempunyai manfaat masing-masing untuk kesehatan kulit kamu. Namun, perlu kamu ketahui, ketika digunakan secara bersamaan, benzoil peroksida akan mengoksidasi vitamin C, sehingga efek keduanya pun menjadi menghilang. Alhasil, kamu tidak akan mendapatkan manfaat Vitamin C maupun Benzoil Peroksida  yang seharusnya kulit kamu kamu dapatkan, ladies.
 

source: https://www.popsugar.co.uk



Exfoliator dan Krim Pencerah Wajah
Yes, kamu juga enggak disarankan untuk mencampurkan penggunaan exfoliator dan krim pencerah wajah, ladies. Pada dasarnya, produk exfoliator berfungsi untuk mengelupas dan mengangkat sel-sel kulit mati agar kuliat kamu menjadi ‘beru’, lebih lembut, dan lebih glowing. Di sisi lain, krim pencerah wajah juga melakukan tugas yang sama, lho. Oleh sebab itu, dosis ganda dalam mengelupas dan mengangkat sel-sel kulit mati ini dapat membuat kulit kamu menjadi sangat kering, sensitive, bahkan mungkin terluka, lho.
 

source: http://www.womanandhome.com/