Membutuhkan Persiapan

Tips kecantikan pertama sebelum melakukan suntik filler adalah persiapan yang diantaranya konsultasi terlebih dahulu pada dokter atau ahlinya. Dalam konsultasi biasanya juga ditanyakan alasan ingin dilakukan filler. Kamu sebagai pasien juga berhak mendapatkan informasi mengenai jenis filler apa yang akan disuntikkan ke dalam kulit nantinya. Setelah itu cari rekomendasi praktisi filler atau dokter kecantikan yang bersertifikat. Istilah ada harga ada kualitas mungkin ada benarnya juga, jangan tergoda harga murah yang pada akhirnya justru membahayakan nyawa kamu. Selain itu, sebelum melakukan filler sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi aspirin, ibuprofen, suplemen minyak ikan atau vitamin E dalam kurun waktu 1 minggu sebelum suntik filler. Hal ini dilakukan untuk membantu mengurangi bengkak sebagai efek samping penggunaan filler.

 

source: http://femaledaily.com

Pemilihan Jenis Filler

Dalam konsultasi biasanya akan dilihat kondisi kulit wajah dan kecocokannya dengan zat filler yang akan disuntikkan. Suntik filler terbaik dan paling aman saat ini adalah yang terbuat dari hyaluronic acid yang juga merupakan bentuk gula alami yang terdapat pada tubuh manusia. Fungsi hyaluronic acid ini mengalirkan nutrisi dan membantu kulit mempertahankan kelembapan, kelembutan dan elastisitasnya. 

 

source: https://cocorubyskin.com.au
baca juga

Sesuaikan dengan Kebutuhan

Tidak semua wanita cocok suntik filler. Kata-kata ini harus kamu tanamkan dalam-dalam. Hal ini dikarenakan suntik filler tidak tiba-tiba begitu saja dilakukan hanya demi mendapatkan wajah cantik. Keadaan kulit setiap wanita itu juga berbeda-beda, bahkan beberapa wanita memiliki kulit sensitif yang nantinya jika dipaksa melakukan filler akan terjadi alergi. Gejala alergi tersebut bisa berupa  kulit terasa panas, sensasi terbakar, muncul ruam merah di wajah dan gatal. Bahkan jika lebih parah muncul bercak-bercak putih di area penyuntikan filler. Jika hal tersebut terjadi tentunya kamu harus minta bantuan dokter untuk memberikan pereda alergi dan memastikan kamu menjalani proses perawatan pasca filler dengan rutin untuk meminimalisir kemungkinan terjadi efek alergi yang lebih besar dan membahayakan. Selain itu, dokter juga pasti akan memperhatikan kontur wajah kamu. Jika kamu menginginkan untuk menebalkan bibir namun dijumpai bahwa jarak antara hidung dan bibir sangat dekat, maka suntik filler hanya akan membuat tampilan wajah kamu jadi lebih aneh. Hal inilah fungsi dari konsultasi yang juga sangat berperan. 

 

source: http://www.drbusso.com

Bengkak dan Kemerahan

Tips kecantikan dengan menyuntikkan filler selanjutnya yang perlu kamu tahu adalah efek saat dan pasca penyuntikkan. Pengerjaan filler bisa memakan waktu 15 - 20 menit dan dapat menimbulkan rasa sakit atau tidak nyaman ketika filler disuntikkan. Pasca penyuntikkan sebagian orang mungkin akan mengalami bengkak merah, dan pendarahan kecil. Biasanya dokter akan meresepkan beberapa obat untuk diminum sebelum dan sesudah suntik untuk membantu mengurangi efeknya tersebut atau bisa juga kamu mengompresnya dengan es batu. Normalnya efek tersebut akan mereda setelah beberapa jam setelah penyuntikkan atau setidaknya 7 - 14 hari setelah suntik filler dilakukan. Namun, jangan sepelekan jika bengkak atau merah tersebut tidak segera hilang. Karena bisa saja terjadi infeksi ataupun pembekuan darah sehingga wajah terus membengkak.


 

source: http://pemutihwajah.id
baca juga

Efeknya Hanya Sementara

Nah, hal selanjutnya yang harus kamu perhatikan dan ingat baik-baik adalah efek suntik filler ini hanyalah sementara. Apapun cairannya, hasilnya hanya akan bertahan 5 - 6 bulan saja setelah hyaluronic acid melebur ke dalam jaringan alami tubuh. Namun ada juga jenis filler yang bisa bertahan hingga 1 tahun, yakni Juvederm Volbella. Tapi yang pasti hasil suntik filler tidak bisa bertahan selamanya. 
 

source: https://www.zwivel.com

Itu tadi tips kecantikan yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan suntik filler. Semoga bermanfaat ya, Beauynesian!