Warnanya terlalu gelap
Banyak orang beranggapan bahwa contour hanya perlu berwarna lebih gelap dari kulit. Akibatnya, ada banyak contoh di mana contour yang dipilih berwarna terlalu gelap, membuat riasan kurang alami. Ingat, warna contour cukup 2-3 tingkat lebih gelap saja.

source: http://www.cosmopolitan.com/



Terlalu berlebihan
Contour tak selamanya harus kelihatan ala Kim Kardashian, lho. Kecuali kamu sedang melakukan photoshoot atau mendatangi pesta, tak perlu melakukan contour lengkap. Faktanya, contour yang kamu pakai bakal kelihatan jelas banget di dunia nyata, apalagi di siang hari.
 

source: http://www.cosmopolitan.com/
baca juga



Memakai produk contour berbentuk stick atau cream
Tak hanya hadir dalam bentuk powder, kamu juga dapat menemukan contour stick maupun cream. Sebagian tergoda membeli contour stick atau contour cream karena dianggap lebih praktis dan mudah dibaurkan. Padahal keduanya nggak cocok untuk pemula. Saat menggunakan contour powder, kamu memulaskan contour dalam lapisan-lapisan tipis hingga warnanya kelihatan. Namun dengan contour stick dan cream, warnanya sangat pigmented hanya dalam sekali oles, dan kemudian dibaurkan.
 

source: https://benefitcosmetics.com



 
Memakai bronzer sebagai contour
Mungkin karena warnanya mirip, banyak beauty blogger yang menjadikan bronzer sebagai contour. Ini adalah cara make up yang keliru. Padahal, bronzer cenderung memiliki warm undertone, untuk memberi ilusi kulit yang sunkissed. Contour seharusnya memiliki cool undertone, untuk memberi ilusi bayangan yang alami.

source: https://imabeautygeek.com/
baca juga



Menggunakan warna yang terlalu cool toned
Pernah melihat contour yang anehnya justru bikin wajah terlihat kotor? Nah, ini terjadi kalau kamu menggunakan contour yang terlalu cool toned, padahal kulitmu cenderung warm toned. Karena terlalu kontras, hasilnya wajah malah terkesan kotor.
 

source: https://www.makeupgeek.com/



Tidak menempatkan contour sesuai bentuk wajah
Sepintas, semua orang menempatkan contour dengan cara yang sama ­– di dahi, bawah tulang pipi, bawah rahang, dan tulang hidung. Padahal tiap orang punya bentuk muka yang berbeda-beda, dan memerlukan contour yang bentuknya berbeda pula.
 

source: http://www.beauty101blog.com/



Tidak melakukan blending dengan baik
Saat ingin ilusi wajah yang lebih defined dan tirus, tentunya proses blending harus lebih teliti. Bila garis contour terlalu jelas, yang ada malah riasan terlihat nggak alami. Namun, ada saja yang malas membaurkan contour dengan baik, seperti selebriti papan atas, Lindsay Lohan. Nggak oke, kan?
 

source: https://www.beaut.ie/