Dalam proses double cleansing, kamu dianjurkan untuk membersihkan make up terlebih dahulu dengan make up remover, sebelum menggunakan face wash untuk mencuci muka. Kamu bebas menggunakan make up remover manapun: Micellar water, cleansing balm, cleansing cream, dan cleansing oil.
 
Akan tetapi, karena produk-produk make up remover tak selalu bisa ditemukan di drugstore, muncul ide untuk menghapus make up dengan bantuan baby oil. Karena terbuat dari minyak, harganya lebih terjangkau dan diperuntukkan bagi bayi, banyak yang menaruh harapan pada trik ini.
 
Caranya tak sulit, kamu hanya perlu menuangkan baby oil pada kapas, kemudian mengusapkannya pada wajah. Ulangi hal ini hingga kapas bersih total dari sisa-sisa make up.
 

source: http://www.womentribe.com/

 
Sayang, ada pengguna yang melaporkan bahwa baby oil memberikan reaksi negatif dan menimbulkan breakout. Ditambah lagi, baby oil kerap meninggalkan selapis film di mata, mengganggu pengelihatan sementara.
 

baca juga



 
Faktanya, meskipun sama-sama minyak, baby oil punya formulasi yang berbeda dari cleansing oil dan eye make up remover. Keduanya dirancang agar dapat diemulsi alias luruh saat dibilas dengan air. Hal ini dimaksud agar cleansing oil dan eye make up remover nggak meninggalkan residu di kulit, atau setidaknya dapat dibersihkan dengan face wash biasa.
 
Akan tetapi, kalau kamu perhatikan, baby oil nggak pernah dianjurkan sebagai make up remover untuk beberapa alasan. Pertama, pemakaian baby oil untuk membersihkan make up bisa meninggalkan rasa berminyak di kulit.

Efek ini belum tentu bisa dibersihkan dengan face wash yang gentle, sehingga dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan breakout, terutama bila alergi dengan mineral oil. Kedua, baby oil mengandung pewangi sintetis yang kurang baik untuk area mata. Selain mengganggu pengelihatan, hal ini dapat menyebabkan iritasi pada mata sensitif.
 

source: https://www.amazon.com