Secara alami, kulit akan melepaskan sel-sel kulit mati setiap harinya. Namun seiring bertambahnya usia, sering terkena paparan sinar matahari, minyak pada kulit, serta faktor genetik bisa menyebabkan proses regenerasi kulit melambat. Sel kulit mati yang menumpuk pun akan menyebabkan kulit terlihat kusam, flaky, pori-pori tersumbat, hingga warna kulit tidak rata. Karena itu, penting untuk kamu melakukan eksfoliasi untuk mencegah penumpukan sel kulit mati dan mempercepat regenerasi agar kulit selalu terlihat glowing. Sekarang pertanyaannya, jenis eksfoliator apa yang tepat untukmu: AHA atau BHA? Baca dulu perbedaannya ini yuk!


AHA: Alpha Hydroxy Acid


AHA merupakan asam (acid) yang diambil dari bahan alami, seperti tebu, susu, dan anggur. AHA bekerja dengan cara melelehkan “lem” yang membuat sel kulit mati menempel pada kulit. Asam ini bekerja di permukaan kulit dan bersifat mudah larut dalam air. Perbedaan cara kerja AHA dari BHA, yaitu AHA tidak bisa bekerja hingga ke dalam kulit.

Zat yang termasuk dalam golongan AHA yaitu Glycolic Acid, Lactic Acid, Mandelic Acid, Tartaric Acid, Malic Acid, dan Citric Acid.
 

source: http://www.modavracha.com


BHA: Beta Hydroxy Acid


BHA merupakan kependekan dari Beta Hydroxy Acid. Kebalikan dari AHA, BHA adalah asam yang mudah larut dalam minyak. BHA juga mengandung anti-inflamasi dan anti bakteri alami, serta bekerja hingga ke dalam permukaan kulit. Karenanya, BHA bisa masuk dan membersihkan pori-pori yang tersumbat.

Zat yang termasuk dalam golongan BHA yaitu Salicylic Acid dan Citric Acid (asam sitrat bisa termauk AHA atau BHA tergantung formulasinya).

source: http://www.sugarmew.com
baca juga


Beda Jenis Kulit, Beda Juga Kebutuhannya


Dengan cara kerja yang berbeda, AHA dan BHA pun ditujukan untuk jenis kulit yang berbeda pula. Penggunaan AHA lebih ditujukan untuk pemilik kulit kering yang rusak akibat sinar matahari, karena AHA bekerja di permukaan kulit dan bisa meningkatkan kadar air pada kulit.

Sebaliknya, BHA cocok untuk pemilik kulit berminyak, rentan berjerawat (acne prone), kulit dengan komedo (blackheads dan whiteheads). DIbanding AHA, BHA biasanya lebih cocok untuk pemilik masalah kulit kemerahan atau rosacea. Tapi tidak semua kulit dengan rosacea bisa bereaksi baik dengan produk exfoliant, karena itu disarankan untuk selalu melakukan patch test sebelum memakai produk skincare.

source: https://www.teenvogue.com


Nah, sekarang kamu sudah tahu kan bedanya AHA dan BHA? Buruan beli exfoliating toner yang pas untuk kulitmu ya biar bisa segera merasakan manfaat eksfoliasi bagi kulit!