AHA (alpha hydroxy acid) dan BHA (beta hydroxy acid)  merupakan salah satu komposisi skincare penting yang perlu kamu gunakan, karena fungsinya untuk membersihkan dan mengangkat sel kulit mati agar kulit terasa lebih berish dan mulus. Kedua komponen ini juga seringkali ditemukan dalam bentuk exfoliating toner yang bisa dengan mudah kamu masukkan kedalam skincare routine sehari-hari. Namun tidak boleh sembarangan nih, Ladies! Pasalnya, ternyata ada beberapa hal yang perlu kamu tahu dalam pemakaian kedua zat ini agar kulitmu bisa merasakan manfaat maksimalnya.


Hindari Penggunaan AHA dan BHA Bersamaan dengan Vitamin C


AHA, BHA, dan Vitamin C merupakan komponen yang bersifat asam (acidic). Jika dipakai dengan benar, komponen ini sebenarnya bisa memperbaiki kondisi kulit (membersihkan sel kulit mati serta meratakan warna kulit/hiperpigmentasi). Tapi sebaiknya, penggunaan tiga atau dua asam ini secara bersama-sama malah bisa mengiritasi kulit karena kandungan asam yang terlalu kuat.

Tips: Jika kamu ingin memasukkan AHA/BHA dan vitamin C di dalam skincare routine-mu, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan AHA/BHA pada satu malam, dan Vitamin C pada malam berikutnya. Intinya, gunakan AHA/BHA dan Vitamin C secara selang-seling di hari yang berbeda ya!

source: https://www.rankandstyle.com


AHA dan BHA Bisa Dipakai Bersamaan


Beda nama, beda pula fungsinya. Walaupun kedua asam ini memiliki fungsi yang sama, namun penggunaannya ternyata dikhususkan untuk jenis kulit yang berbeda.

  • AHA bekerja di permukaan kulit dan larut pada air, karenanya zat ini secara khusus ditujukan untuk jenis kulit yang kering dan kusam.
  • Sebaliknya, BHA bisa bekerja di atas dan di bawah permukaan kulit serta larut dalam minyak, sehingga lebih cocok untuk digunakan pada kulit berminyak, acne-prone, komedo, dan pori-pori besar. BHA juga bisa menenangkan kulit yang teriritasi, dan cocok untuk kulit sensitif dan rosacea.


Tips: Kamu bisa menggunakan AHA dan BHA secara bersamaan dalam skincare routine-mu lho, Ladies. Jika kamu memiliki kulit kombinasi berminyak dan kering, kamu bisa menggunakan BHA di daerah berminyak (T-zone misalnya) dan AHA di daerah kering (pipi dan dagu misalnya). Alternatif lain, kamu juga bisa menggunakan AHA dan BHA setiap hari secara bergantian. Namun jika tidak ada reaksi kulit yang negatif, kamu bisa menumpuk penggunaan AHA dan BHA di waktu yang sama.

source: http://www.snowwhiteandtheasianpear.com
baca juga


Gunakan AHA/BHA di Malam Hari


Selain exfoliator kimia, ada juga exfoliator fisik, misalnya scrub, yang sama-sama bisa digunakan untuk membersihkan sel kulit mati. Scrub bekerja dengan cara “menggerus” kulit dengan butiran-butiran kasar, dan bisa digunakan kapan saja, baik itu pagi ataupun malam hari.

Berbeda dengan scrub, exfoliator kimia seperti AHA dan BHA bekerja dengan bantuan zat kimia yang langsung digunakan pada kulit. Penggunaan edua asam ini faktanya bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap cahaya matahari, karena itu sebaiknya kamu memakai exfoliating toner di malam hari saja ya, Ladies! Jika ingin tetap memakai exfoliator kimia di pagi hari, jangan lupa untuk selalu memaka sunscreen setelahnya untuk melindungi kulit.

source: https://www.youtube.com/


AHA dan BHA Bisa Menyebabkan Purging


Kedua komponen ini bekerja dengan mempercepat regenerasi sel kulit dan bisa menimbulkan efek samping berupa purging atau munculnya whiteheads di bagian kulit yang biasa bermasalah. Tidak perlu khawatir, karena purging akan sembuh sendiri dan baru setelah itu kamu bisa melihat peningkatan pada kondisi kulitmu. Tapi jika yang muncul setelah penggunaan AHA/BHA adalah jerawat batu di tempat yang tidak biasanya bermasalah, maka kamu perlu hati-hati karena kemungkinan itu bukan purging, melainkan reaksi kulit yang tidak cocok terhadap skincare.

source: http://www.barelytherebeauty.com