Alkohol
Penasaran mengapa toner awalnya disebut sebagai penyegar yang memberi sensasi dingin di kulit? Efek ‘menyegarkan’ itu datang dari kandungan alkohol yang cukup tinggi. Nggak percaya? Coba deh, baca daftar kandungannya!
 
Pada dasarnya, kandungan alkohol di produk skin care dalam jumlah terbatas dapat mempercepat pernyerapan produk dan mencegahnya meninggalkan rasa lengket di kulit. Namun bila kadar alkohol tinggi digunakan terlalu sering, maka kulit akan mudah kehilangan kadar air, gatal dan iritasi.
 

source: http://www.nylon.com.sg/



Pewangi Sintetis
Buat sebagian orang, produk skin care dapat berfungsi ganda sebagai aromaterapi untuk membantu relaksasi. Namun, kulit sensitif dapat bereaksi negatif pada pewangi sintetis, menimbulkan kemerahan dan iritasi. Sebaiknya cari produk-produk skin care dengan label fragrance-free.
 

source: http://www.honestyforyourskin.co.uk/
baca juga


 
SLS dan SLES
Pernah merasa kulit jadi kering, gatal, dan bersisik setelah mencuci muka? Hati-hati, mungkin face wash kamu mengandung sodium lauryl sulfate (SLS) dan/atau sodium laureth sulfate (SLES). Keduanya adalah surfaktan yang berfungsi mengangkat minyak dan kotoran. Namun pada pemilik kulit kering dan sensitif, SLS maupun SLES dapat membuat kulit jadi lebih kering dan mudah iritasi.
 

source: http://www.naturalisbetter.co.uk/



Scrub
Physical exfoliator seperti scrub punya bentuk yang nggak rata, dan dapat menyebabkan micro-tears terutama pada jenis kulit sensitif. Pilih scrub yang lembut seperti gommage atau bubuk kopi.
 
Baca: Kontroversi di Balik St Ives Apricot Scrub yang Fenomenal
 

source: https://allure.com/
baca juga



Chemical Exfoliator Konsentrasi Tinggi
Chemical exfoliator seperti AHA, BHA, dan PHA memang lebih gentle ketimbang scrub, namun konsentrasi yang kelewat tinggi dapat memicu reaksi negatif pada kulit sensitif. Pilih jenis chemical exfoliator yang lembut seperti lactic acid maupun betaine salicylate dengan konsentrasi rendah, sebelum perlahan-lahan meningkatkan persentasenya.
 

source: https://www.cultbeauty.co.uk/


Essential Oil
Tak selamanya bahan alami baik untuk kulit. Banyak produk skin care alami yang menambahkan essential oil untuk merawat kulit sekaligus aromaterapi. Akan tetapi, essential oil memiliki konsentrasi yang sangat tinggi, dan dapat menimbulkan reaksi iritasi pada kulit sensitif. Mending pilih produk-produk skin care dengan label unscented, dan manfaatkan essential oil sebagai aromaterapi saja, deh!
 
source: http://www.dolceplacard.com/