1. Posisi tidur yang salah

Hal yang terpenting adalah sebisa mungkin hindari tidur dengan posisi miring ke samping yang mengakibatkan kulit wajah tertekan bantal atau kasur. Tidur dengan posisi telentang lebih disarankan karena dapat mengurangi pembentukan keriput di wajah.
source: http://www.urbanewomen.com/premature-skin-aging-top-5-reasons-why.html
Menurut Jesleen Ahluwalia, M.D, seorang ahli fisioterapi dari Spring Street Dermatology di New York City, Amerika Serikat, keriput di wajah bisa disebabkan oleh posisi tidur yang kontinyu. Maksudnya, jika Anda selalu tidur dengan berbaring di samping kiri, maka wajah Anda akan lebih cepat keriput di bagian tersebut.
source: http://female.kompas.com/read/2015/03/23/202615320/Malam.Ini.Sebaiknya.Anda.Tidur.Terlentang
#1 Posisi Terlentang
Posisi tidur seperti ini paling baik karena posisi ini tidak mengakibatkan penekanan di kulit wajah dan juga tidak menghambat kinerja organ-organ di dalam tubuh. Tidur dalam posisi telentang berfungsi mengencangkan otot pipi jika dilakukan rutin dalam posisi tersebut.
source: http://www.vestyles.com/2015/04/posisi-tidur-yang-salah-mempengaruhi.html

2. Pilihan sarung bantal

Sarung bantal juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya permasalahan kulit. Gesekan yang terjadi antara kulit wajah dan bahan sarung bantal yang kasar dapat mempercepat pembentukan kerutan permanen pada wajah. Selain itu, mengganti sarung bantal secara rutin juga sangat disarankan untuk menghilangkan bakteri serta sel kulit mati yang dapat menumpuk dan menyebabkan timbulnya jerawat.
source: https://tackk.com/10-best-tips-to-prevent-acne
Kebanyakan sarung bantal yang digunakan adalah berbahan katun. Saat wajah Anda menyentuh bahan katun semalaman, garis halus dapat muncul di pagi hari. Coba bayangkan bila Anda setiap malam melakukannya? Banyak wanita mengganti sarung bantalnya dengan yang berbahan satin, selain lebih premium, bahan satin lebih bersahabat dengan kulit wajah Anda yang sangat sensitif.
source: http://www.revasi.com/diary/5-penyebab-penuaan-dini-tersembunyi/
Girls, saat kita tidur sel-sel kulit mati pada wajah ikut menempel di permukaan sarung bantal yang kita pakai untuk tidur. Kalau kita nggak rajin menggantinya dengan sarung bantal yang bersih, bakteri akibat sel-sel kulit mati itu pun dapat merusak kulit wajah kita. Yuk, ganti sarung bantalmu seenggaknya setiap satu minggu sekali.
source: http://www.cosmogirl.co.id/artikel/read/6337/4-Hal-Yang-Dapat-Merusak-Kulit-Kita

3. Eksfoliasi secara berlebihan

Eksfoliasi atau pengelupasan dapat meningkatkan sirkulasi pada kulit dan mendorong pengangkatan sel kulit mati tanpa merusak atau mengganggu sel-sel kulit di bawahnya yang belum siap untuk terkelupas. Selain menghilangkan sel-sel kulit mati, eksfoliasi dapat membersihkan kotoran yang dapat menyumbat pori-pori di kulit wajah. Namun hati-hati, eksfoliasi berlebih atau eksfoliasi dengan menggunakan produk yang kasar dapat menimbulkan kemerahan, peradangan, iritasi, dan juga jerawat.
source: http://www.minq.com/beauty/2216/10-worst-skin-care-mistakes#slide/2
Anda hanya perlu mengelupas sel-sel kulit mati seminggu sekali, tidak setiap hari. Dengan begitu Anda akan memberikan kesempatan untuk sel-sel kulit baru untuk berkembang, mengisi serta menghidrasi kembali. Pengelupasan secara berlebihan dapat menyebabkan kulit kering, timbul jaringan parut dan garis-garis halus!
source: http://www.minq.com/beauty/2216/10-worst-skin-care-mistakes#slide/2/0
Kulit akan melakukan regenerasi pada malam hari, sehingga pagi hari merupakan waktu yang pas untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Namun, jangan menggosok kulit terlalu kencang dan terlalu sering. Sekali atau dua kali seminggu sudah cukup, meskipun kulit Anda tergolong berminyak (untuk kulit yang sensitif, cukup sekali seminggu).
source: http://female.kompas.com/read/2013/03/30/09235795/4.Aturan.Saat.Melakukan.Scrub.Wajah

4. Mengkonsumsi makanan manis

Makanan manis juga memiliki efek samping pada kesehatan kulit seperti penuaan dini dan munculnya kerutan-kerutan di wajah.
source: http://www.webmd.com/food-recipes/health-effects-of-sugar
Mengkonsumsi gula secara berlebihan dapat memulai proses glikasi (proses penggumpalan protein atau lemak yang mempengaruhi seluruh jaringan tubuh yang menyebabkan kulit kaku, tidak lentur dan pengkerutan). Glikasi dapat merusak kolagen kulit sehingga membuat kulit tampak tua.
source: http://demo.analisadaily.com/health/news/5-makanan-yang-bikin-wajah-cepat-tua/69977/2014/10/05
Terlalu banyak konsumsi gula tidak bagus bagi kulit. Gula membuat kulit membengkak. Selain itu, kandungan gula memicu timbulnya kerutan. Jika ingin makan manis, sebaiknya pilih buah dibanding permen atau cookies.
source: http://wolipop.detik.com/read/2013/11/01/095939/2401319/234/6-makanan-yang-buat-penampilan-kulit-jadi-buruk

5. Terlalu banyak konsumsi kafein

Untuk menjaga agar kulit tetap sehat dan awet muda coba hindari atau kurangi konsumsi kafein. Minuman mengandung kafein dapat membuat tubuh dehidrasi dan mengurangi kelembaban pada kulit.
source: http://www.skinstation.co.uk/blog/?paged=4
Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan permasalahan kulit karena dehidrasi pada kulit yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, kulit kering yang dapat terkelupas dan terasa sakit selama udara dingin - hal ini terjadi karena kurangnya cairan akibat terlalu banyak kafein.
source: http://www.skinstation.co.uk/blog/?paged=4
Kafein membuat tubuh dehidrasi sehingga kulit terlihat kusam dan kering. Kafein meningkatkan kortisol (hormon stres) yang mempercepat proses penuaan dan kerusakan kulit. Selain itu, kafein juga dapat menipiskan kulit. Untuk memiliki kulit sehat dan bercahaya, makan makanan yang mengandung banyak cairan seperti semangka, selada dan mentimun
source: http://www.merdeka.com/gaya/8-makanan-yang-bikin-kulit-tidak-cantik.html

6. Terlalu lama menatap layar komputer

Gerakan wajah tertentu dapat menimbulkan kerutan-kerutan di wajah, terutama jika ekspresi tersebut diulang atau statis dalam jangka waktu yang cukup lama. Bekerja di depan layar komputer selama berjam-jam dapat memicu timbulnya garis-haris halus di sekitar alis ataupun sudut mata. Pastikan untuk selalu memeriksakan kondisi mata agar dapat terhindar dari gerakan-gerakan yang tidak perlu seperti memicingkan mata.
source: http://www.huffingtonpost.com/2014/05/01/working-in-an-office-ages-you_n_5147595.html
Saat menatap komputer dalam waktu lama, secara tidak sadar Anda akan mengernyitkan dahi atau memicingkan mata. Menurut dermatologist Dr. Boris Zaks, "Jika seseorang terlalu banyak memicingkan mata karena terlalu lama menggunakan komputer, maka akan terbentuk garis-garis halus dan kerutan di sekitar mata dan antara kedua alis."
source: http://wolipop.detik.com/read/2013/05/02/091522/2235945/1135/5-masalah-kesehatan-akibat-menatap-komputer-terlalu-lama--solusinya
Solusi:
Krim mata akan membantu membuat kulit di area mata lebih lembab dan elastis. Jika ingin mencoba cara alami, Dr. Boris menyarankan untuk menggunakan teh chamomile. Didihkan air dan teh chamomile, celupkan handuk ke teh, peras airnya dan gunakan handuk yang telah dibasahi untk mengompres kulit mata selama 10 menit. Lakukan seminggu dua kali.
source: http://wolipop.detik.com/read/2013/05/02/091522/2235945/1135/5-masalah-kesehatan-akibat-menatap-komputer-terlalu-lama--solusinya
Terlalu lama berkonsentrasi di depan layar komputer juga dapat memicu terbentuknya kantung di bawah mata.
Melihat dengan pandangan tajam ke arah layar komputer untuk waktu yang lama menyebabkan kelelahan mata dan terhambatnya sirkulasi darah pada mata yang akhirnya memicu pembentukan kantung kebiruan di bawah mata.
source: http://forum.kompas.com/kesehatan/255660-efek-penuaan-dini-akibat-terlalu-lama-didepan-komputer.html
Solusi:
Untuk mengurangi pembentukan kantung mata, Anda bisa memberikan tekanan ringan pada tulang di bawah mata. Mulai dari sudut dalam mata dan kemudian keluar.
source: http://forum.kompas.com/kesehatan/255660-efek-penuaan-dini-akibat-terlalu-lama-didepan-komputer.html
Ayo ubah kebiasaanmu agar kesehatan serta kecantikan kulit tetap terjaga! :)