Setiap jenis dan bidang pekerjaan pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, termasuk pekerjaan freelance ataupun full-time di kantor. Sekilas, pekerjaan freelance terlihat lebih menyenangkan karena pekerjanya bisa bebas dan kerja suka-suka. Yakin kamu mau bekerja freelance dan melepaskan pekerjaan full-time hanya karena alasan tersebut? Sebelumnya, pahami saja dulu suka duka pekerja lepas dan pekerja kantoran jaman sekarang berikut ini!


Full-timer: Bangun pagi, pulang malam, harus ke kantor setiap hari.
Freelancer: Bangun siang, tidur pagi, yang penting kerjaan selesai tepat waktu.


Ini nih yang membuat pekerjaan freelance terlihat lebih menarik dibanding pekerjaan full-time . Fleksibilitas waktu yang dimiliki oleh para freelancer memang menggiurkan, kamu bisa bekerja kapan saja dan dimana saja tanpa harus bosan mengulang rutinitas yang sama setiap harinya. Hari Senin bekerja di rumah, Selasa bekerja di coffee shop hits ibukota, Rabu bekerja di mall sambil nungguin pacar belanja? Bebas atur jadwal sendiri deh pokoknya, asal jangan sampai kelewatan deadline aja ya!

source: https://giphy.com/topshelfrecords/


Full-timer: Lebih stabil karena gaji tetap dan pekerjaan selalu ada.
Freelancer: Kerjaan kadang ramai kadang sepi, harus pintar-pintar mencari project biar pemasukan stabil.


Bebas sih bebas, tapi ternyata ada satu hal yang tidak dimiliki oleh freelancer dibandingkan dengan fulltimer, yaitu keamanan dan stabilitas. Para pekerja kantoran tidak perlu khawatir tidak ada kerjaan atau tidak digaji, karena mereka akan mendapatkan gaji tetap bulanan dan pekerjaan dari kantor. Freelancer? Harus pintar-pintar menabung dan cari project dulu sebelum bisa menikmati honor yang banyak ya!

source: https://giphy.com/tvland/
baca juga


Full-timer: Banyak bonus dan benefit dari kantor!
Freelance: Harus bayar asuransi kesehatan sendiri.


Asiknya bekerja kantoran yaitu kamu bisa mendapatkan bonus, asuransi kesehatan, THR, hingga berbagai benefit lain seperti jatah cuti dan paid vacation dari perusahaan. Semua keuntungan ini sayangnya tidak bisa kamu dapatkan sebagai freelancer. Namanya saja pekerja lepas, tentunya sebagai freelance, kamu harus banting tulang dan bayar asuransi kesehatan sendiri pakai tabunganmu sendiri nih!

source: https://giphy.com


Full-timer: Tidak bisa pilih-pilih kerjaan, pokoknya harus kerjain semua tugas dari bos!
Freelancer: Ada project yang tidak cocok? Pass deh!


Freelancer punya satu keuntungan lagi yaitu bisa bebas memilih pekerjaan dan mematok biaya sendiri. Jika mendapat tawaran project yang dirasa tidak cocok, freelancer bisa dengan bebas menolak dan mencari project baru. Kalau full-time yang menolak dan pilih-pilih kerjaan? Bisa-bisa diomelin bos nanti!

source: https://giphy.com
baca juga


Full-timer: Punya rekan kerja yang asik dan event seru di akhir tahun!
Freelancer: Kerja, kerja sendiri. Sibuk, sibuk sendiri.


Serunya bekerja kantoran adalah kamu bisa punya tim yang asik dan rekan kerja yang seru untuk memperluas pergaulan atau sekedar berbagi cerita. Jam istirahat ataupun acara dinner kantor bisa menjadi tempat untuk kamu bersosialisasi dan have fun bareng. Para freelancer jangan iri ya, kamu juga bisa kok have fun dengan teman-temanmu saat sedang tidak ada project.

source: https://giphy.com


Apapun jenis dan bentuknya, yang terpenting adalah ketika kamu bisa enjoy dan menikmati pekerjaanmu sendiri. Yuk bagikan cerita serumu selama bekerja! Pernah mengalami suka duka diatas enggak nih, Ladies?