Merkuri

Bahan berbahaya yang sering digunakan sebagai salah satu kandungan produk pemutih kulit adalah merkuri. Merkuri, atau air raksa, merupakan sejenis logam aktif yang dapat bereaksi pada kulit berupa pengelupasan lapisan epidermis kulit. Pada kulit sensitif, produk berbahan merkuri akan memberikan dampak langsung berupa iritasi hingga kulit meradang. Namun, tidak jarang juga kulit terlihat baik-baik saja, padahal bahan kimia ini membawa potensi dampak berupa rusaknya fungsi ginjal, sistem saraf, serta kelainan tumbuh kembang otak pada janin dari ibu yang menggunakan pemutih berbahan merkuri.
 

source: https://drrochelleskinexpertindonesia.com/


 


Hidrokinon

Bahan pemutih selanjutnya yang juga perlu kamu hindari adalah hidrokinon. Hidrokinon juga merupakan bahan kimia yang biasa digunakan dalam proses cuci cetak foto. Zat ini memiliki manfaat untuk menstabilkan minyak, cat, pernis, serta bahan bakar kendaraan. Meskipun Food and Drug Administration (FDA), atau Badan POM milik Amerika Serikat, mengizinkan penggunaan zat ini dalam produk kosmetik dengan kadar maksimal 2%, Badan POM Indonesia mengeluarkan peraturan pelarangan penggunaan hidrokinon dalam kosmetik dan produk perawatan kulit.
 

source: https://www.shopback.my/


 

baca juga


Steroid

Selanjutnya, bahan pemutih yang juga dilarang untuk digunakan karena membawa dampak yang berbahaya adalah Steroid. Bahan ini biasanya dipakai sebagai untuk meminimalisir dampak peradangan. Dengan kata lain, bahan ini digunakan untuk mengobati kulit yang iritasi, memerah serta gatal-gatal. Bahaya penggunaan steorid pada bahan pemutih sangat beragam, mulai dari memicu timbulnya jerawat, memperlambat penyembuhan luka, hingga penipisan jaringan luar kulit.
 

source: http://nikibiatocosme-labo.com/


 


Rhododenol

Rhododenol adalah salah satu zat kimia alami yang berasal dari kulit pohon birch putih. Kandungan ini dapat membantu mengurangi produksi melanin. Awalnya, penemuan zat ini dianggap dapat menjadi solusi produk perawatan kulit dari bahan alami. Hingga akhirnya ditemukan bahwa kandungan ini ternyata dapat berdampak buruk pada pemakainya. Sebagian besar pengguna mengalami depigmentasi atau munculnya bercak-bercak putih pada kulit.
 

source: https://www.cosmeticsdesign-asia.com/


 

baca juga


Ascorbic Acid (Vitamin C)

Vitamin C memang sangat populer digunakan untuk memutihkan kulit. Manfaatnya yang sebagai antioksidan kuat mampu menekan reaksi oksidasi dalam proses sintesis melanin pada kulit. Biasanya, Vitamin C kulit diberikan dalam bentuk suntikan. Biarpun terlihat efektif untuk memutihkan kulit, vitamin C dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Salah satunya adalah memperberat kerja ginjal hingga menyebabkan batu dan gagal ginjal
 

source: http://www.laroche-posay.com/


Beragam cara aman untuk memutihkan ketiak dan selangkangan dapat kamu temukan. Yang terpenting, jangan pernah lupa untuk memeriksa nomor BPOM serta melihat tiap kandungan produk pemutih yang ingin kamu gunakan.