Faktor Penentu Kepribadian

Untuk mengetahui kepribadian yang menyebabkan kegemukan atau obesitas, peneliti dari Federal Institute of Technology dari Swiss mengidentifikasi lima ukuran dasar kepribadian atau Big Five Factors. Kelima faktor itu antara lain Openness (keterbukaan dengan ide dan situasi baru serta pemahaman pada perasaan sendiri dan sekitarnya), Conscientiousness (disiplin, ambisius, terkontrol dan terorganisir), Extroversion (senang bergaul, enerjik dan workaholic), Agreeableness (murah hati dan menyukai perdamaian) dan Neuroticism (khawatir, gelisah dan emosi labil). Dari Big Five Factors ini bisa digunakan untuk mengetahui bagaimana cara makan dan apa yang dimakan.

Cara Mengetahui Kepribadian dengan Mudah

Bila Minasan masih bingung dengan kepribadian Minasan, terdapat cara mudah untuk mengetahuinya. Ada tiga pertanyaan yang harus Minasan jawab dengan jujur. Pertama, Apakah Minasan susah mengontrol diri saat makan? Kedua, Apakah Minasan selalu memikirkan makanan? Ketiga, apakah Minasan mempunyai keinginan untuk makan apabila merasa sedih atau marah? Ketiga pertanyaan tersebut dapat menyimpulkan tiga jawaban antara lain sebagai berikut.

Kepribadian Feaster

Bila Minasan menjawab ya pada pertanyaan susah mengontrol diri saat makan, maka Minasan termasuk dalam kepribadian Feaster. Kepribadian Feaster ini biasanya akan makan lebih banyak dari porsi yang seharusnya dikarenakan kurangnya suatu hormon yang mengatur otak untuk memerintahkan kapan waktu untuk berhenti makan. Diet yang cocok untuk kepribadian ini adalah mengurangi karbohidrat seperti nasi dan diseimbangkan dengan lauk yang kaya protein seperti daging dan telur.

Kepribadian Constant Craver

Minasan yang selalu memikirkan makanan setiap waktu termasuk dalam kepribadian Constant Craver. Hal ini bisa terjadi karena tingginya kesempatan untuk mengonsumsi berbagai macam makanan seperti mencari kuliner baru. Ciri orang seperti ini justru lebih susah untuk menurunkan berat badan dibandingkan kebanyakan orang. Diet yang tepat adalah mengatur berapa banyak kalori yang masuk dalam tubuh selama dua hari dalam seminggu. Para ahli menganjurkan untuk makan dengan jumlah maksimal 600 kkal (kilo kalori) dan imbangi dengan makanan sehat seperti buah dan sayur.

Kepribadian Emotional Eater

Bila Minasan menjawab ya dengan yakin bahwa Minasan akan makan saat sedih atau marah, Kepribadian Emotional Eater jawabannya. Tipikal kepribadian ini merasa bahwa stres yang ditanggungnya akan reda dengan memakan snack atau cemilan padahal itu akan membuatnya lebih cepat gemuk. Kendalikan diri ketika stres supaya dapat mengontrol diri agar tidak makan. Selain itu, gantilah snack atau cemilan Minasan dengan makanan yang rendah kalori untuk mengurangi risiko kegemukan.
Terdapat banyak sekali faktor kegemukan yang harus dipelajari lebih lanjut. Selalu konsultasikan kepada dokter atau ahli gizi untuk mengetahui keadaan Minasan secara pasti dan akurat, ya.