Pada dasarnya, gejala infeksi HIV/AIDS pada laki-laki dan perempuan itu sama. Baik laki-laki dan perempuan akan mengalami tahapan infeksi yang terlihat dari gejala yang timbul Nah, berikut ini adalah ciri HIV dan AIDS pada wanita berdasarkan dari tahapan-tahapan infeksi yang dialami :
 

source: http://www.dergesundheitsratgeber.at/


 


Tahapan Awal

Pada tahapan awal, HIV dan AIDS yang menular pada seorang wanita akan menimbulkan gejala seperti flu. Gejala yang muncul seperti penyakit biasa ini pada umumnya membuat para penderita tidak sadar akan adanya infeksi HIV dan AIDS pada tubuhnya. Ciri umum yang muncul pada tahapan ini adalah :

  • Munculnya ruam kemerahan pada tubuh
  • Suhu tubuh naik/demam
  • Sakit pada tenggorokan
  • Nyeri dan sakit kepala

 

source: https://today.mims.com/


Selain itu, gejala lain yang juga terkadang muncul pada tahapan awal ini adalah:

  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening
  • Terasa mual dan sering muntah
  • Mudah merasa lelah
  • Muncul luka pada area mulut
  • Infeksi vagina yang berasal dari jamur dan bakteri vaginosis
  • Berkeringat di malam hari
  • Terasa nyeri pada otot dan sendi

Gejala dan tanda-tanda di atas akan menyerang untuk tahapan pertama selama sekitar 1 hingga 2 minggu lamanya. Setelah itu, penderita akan masuk ke tahapan selanjutnya. 
​​​​​​​

<baca juga>


Tahapan Lanjut

Setelah melewati masa tidak nyaman karena kemunculan beragam gejala, seseorang yang positif terinfeksi HIV/AIDS akan memasuki tahapan lanjut di mana ia akan merasa lebih sehat tanpa ada gejala dan tanda sakit yang terasa. Padahal, kenyataannya, di fase ini virus HIV sedang melakukan replikasi di dalam tubuh. Virus ini mulai memecah sistem imunitas, dan bahkan menyerang sel-sel yang berguna untuk membangun sistem imun. Kondisi ini terjadi dalam waktu yang cukup lama, mulai dari hitungan bulan hingga tahunan.
 

source: https://www.hopeatlanta.org/


Meskipun tidak mengindikasi gejala khusus apapun, kondisi ini membuat pengidap merasa tubuhnya semakin melemah dari hari ke hari.
 


Tahapan Akhir

Terakhir, jika penderita tidak melakukan pengecekan serta pengobatan untuk mengatasi infeksi HIV/AIDS lebih lenjut, maka virus akan semakin berkembang dan memasuki tahapan akhir infeksi. Di tahap terakhir infeksi ini, virus HIV sudah sukses merusak dan mengambil alih semua sistem imun atau  kekebalan tubuh. Hal inilah yang menyebabkan tubuh penderita menjadi sangat lemah dan rentan terhadap infeksi dari beragam penyakit. Pada tahap ini, gejala yang terlihat pada wanita penderita adalah :

  • Munculnya diare parah
  • Rasa mual dan muntah kembali dan semakin parah
  • Berat badan turun secara drastis dan signifikan
  • Sangat mudah merasa kelelahan
  • Terjadi luka dan peradangan pada area rongga mulut
  • Infeksi vagina
  • Peradangan pada bagian reproduksi
  • Demam tinggi dalam periode yang lama
  • Nafas menjadi pendek
  • Batuk parah
  • Kelenjar getah bening membengkak
  • Siklus haid berantakan
  • Terjadi gangguan pada sistem saraf
  • Penurunan daya ingat
source: https://health.detik.com/


Nah, itulah beberapa tahapan infeksi HIV/AIDS pada perempuan dengan beragam gejalanya. Sebenarnya tahapan lanjutan adalah kunci untuk melakukan tindakan lanjut pada penanganan infeksi HIV/AIDS. Namun, ketidaktahuan informasi sering membuat para penderita tidak menyadarinya hingga akhirnya memasuki tahap akhir yang semakin parah. Jadi, waspadalah dan selalu sebarkan informasi mengenai HIV/AIDS kepada orang-orang terdekatmu.