Pada dasarnya, penyebaran virus HIV/AIDS di indonesia terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu dari hubungan seks berisiko dan juga pada para pengguna obat-obatan terlarang melalui jarum suntik. Kemudian, para pengidap HIV ini dapat menyebarkan virus kepada orang-orang disekitarnya meskipun ia belum mengalami gejala yang serius.
 

source: http://indianexpress.com/


 

Proses Penyebaran HIV

Hal yang paling salah ditafsirkan oleh orang kebanyakan adalah penyebaran virus HIV yang terkesan tidak terkontrol. Padahal kenyataannya virus ini penularannya tidak semudah penulasaran virus flu dan batuk.

Virus HIV hanya hidup dalam darah dan beberapa cairan tubuh. Akan tetapi, cairan seperti liur, keringat, dan urin sama sekali tidak dapat menularkan virus. Nah, berikut ini adalah daftar cairan tubuh yang dapat menyebarkan virus HIV :

  • Darah
  • Darah Menstruasi
  • Cariran dinding anus
  • Air Susu Ibu
  • Cairan Sperma
  • Cairan Vagina

 

source: https://www.measureevaluation.org/


Mekanisme penularannya juga tidak mudah. Virus HIV tidak dapat tertular melalui ciuman, kontak air ludah, bersin, gigitan, bertukar perlengkapan mandi, handuk, memakai toilet atau kolam renang yang sama, peralatan makan, ataupun melalui gigitan nyamuk. Sebaliknya, ada kondisi khusus yang menyebabkan virus HIV dapat tersebar, diantaranya :

  • Menginfeksi luka terbuka pada kulit.
  • Menginfeksi dinding tipis pada area mulut dan mata.
  • Menginfeksi dinding tipis dalam anus dan alat kelamin.
  • Menginfeksi melalui suntikan ke pembuluh darah dengan menggunakan jarum atau suntikan yang sudah terinfeksi.

 
<baca juga>

Penyebab Menularnya Virus HIV

Selain melalui hubungan seks dan penggunaan jarum suntik, HIV dapat menyebar melalui beberapa hal yang melibatkan cairan tubuh pembawa virus. Berikut ini adalah beberapa penyebab menularnya virus HIV selain dari hubungan seks :

  • Melalui transfusi darah.
  • Infeksi ibu kepada bayi, baik itu ketika hamil, darah saat melahirkan, atau saat menyusui.
  • Penggunaan bersama beragam macam jarum, seperti untuk menindik atau menato.
  • Penggunaan bersama  suntikan, khususnya bagi para panasun (pengguna narkotika suntik).
  • Penggunaan bersama alat bantu seks antar pengidap HIV.
source: https://www.azonano.com/


Nah, itulah beberapa cara penyebaran virus HIV yang terjadi di masyarakat. Informasi ini harus diketahui dan disebarkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terjadi kesalahan informasi tentang HIV/ AIDS itu sendiri.