Shea Oil

Minyak dengan kandungan shea banyak dipilih untuk melembapkan kulit. Minyak ini memang punya beragam fungsi yang baik untuk kulit, mulai dari membantu regenerasi sel, meringankan luka bakar, dan merawat kulit yang sangat kering. Meskipun begitu, shea oil sebaiknya dihindari buat kamu yang punya kulit berminyak. Shea oil dapat menstimulasi produksi sebum sehingga hanya akan membuat wajah kamu jadi lebih berminyak.

 

source: http://www.bionatconsult.com


 

baca juga

Wheat Germ Oil

Wheat germ oil atau minyak biji gandum mungkin masih asing bagi beauty enthusiast di Indonesia. Tapi minyak ini ternyata sudah cukup familiar lho di luar negeri. Selain bisa dikonsumsi untuk mencegah obesitas dan berbagai penyakit seperti diabetes dan jantung koroner, wheat germ oil sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Wheat germ oil mengandung tocopherol tingkat tinggi yang berfungsi meredakan peradangan dan bengkak pada kulit.

 

source: http://www.onlyfoods.net

Selain itu, wheat germ oil juga mempunyai kandungan lemak baik yang bisa melembutkan dan melembapkan kulit. Sayangnya, jika dipakai terlalu sering, kandungan lemak ini berpotensi menyumbat pori dan menyebabkan masalah pada kulit berminyak. Pori-pori yang tersumbat bisa merangsang pertumbuhan komedo dan jerawat pada kulit berminyak.

 

Cocoa Butter

Cocoa butter menjadi salah satu bahan yang banyak ditambahkan dalam produk-produk kecantikan. Cocoa butter memang dikenal sebagai bahan pelembap alami yang berguna juga untuk membantu regenerasi kulit pada wajah. Sayangnya, produk ini ternyata cukup keras untuk kulit sensitif sehingga bisa menimbulkan iritasi hingga break out pada wajah. Untuk kamu yang punya kulit berminyak dan cenderung acne prone, sebaiknya hati-hati memakai cocoa butter. Karena meskipun bisa membantu mengatasi kulit berminyak, tapi cocoa butter bisa jadi terlalu kuat untuk kulitmu.

 

source: https://www.annmariegianni.com


 

baca juga

Sesame Oil

Minyak wijen atau sesame oil merupakan produk alami yang sangat baik dipakai pada kulit sensitif. Minyak wijen dapat menyegarkan kulit dan mengatasi dampak buruk sunburn. Namun minyak ini sebaiknya dihindari kalau kamu punya kulit berminyak. Konsistensi minyak yang sulit menyerap pada kulit membuatnya terus berada di permukaan kulit. Buat pemilik kulit berminyak, hal ini bisa jadi masalah karena bisa memicu munculnya jerawat.

 

source: https://www.rd.com

Sea Buckthorn Oil

Kamu pernah mendengar nama buah sea buckthorn? Buah yang dikenal juga dengan nama tse tji dan sea berry ini dipercaya punya banyak manfaat baik untuk tubuh. Buah ini umumnya diproses menjadi minyak untuk dikonsumsi atau dipakai sebagai produk kecantikan. Sea buckthorn oil punya kemampuan untuk merangsang produksi minyak pada kulit. Bagi pemilik kulit kering, kemampuan ini tentunya sangat baik karena bisa melembapkan kulit. Tapi kalau dipakai pada kulit berminyak, bisa-bisa produksi minyak di wajah makin banyak dan menimbulkan berbagai masalah.

 

source: https://thebestorganicskincare.com


 

Minyak kelapa yang tidak terfraksinasi

Minyak kelapa yang tidak terfraksinasi merupakan jenis minyak yang belum diurai. Lemak dalam minyak yang berlum terfraksinasi ini bisa menyumbat pori-pori dan bahaya juga untuk pemilik kulit sensitif. Minyak kelapa yang belum terfraksinasi tidak cocok dipakai untuk kulit karena bisa membuat beruntusan hingga kulit berjerawat.

 

source: http://www.well-beingsecrets.com