1. Berikan Pewangi Pakaian

Penting banget memberikan pewangi pakaian saat proses pencucian untuk mencegah hijab bau apek. Nah, saat musim hujan, kamu diharuskan untuk sedikit lebih banyak memasukkan pewangi, karena proses pengeringannya mungkin akan lebih lama karena musim hujan, maka nantinya pewangi akan awet di hijab saat sudah kering. 

Selain itu, pewangi pakaian yang sekaligus sebagai pelembut pakaian, memiliki ekstrak yang mampu mengeringkan hijab dengan cepat.

source: https://item.rakuten.co.jp


 

2. Perhatikan Proses Penjemuran

Salah satu hal yang tak boleh kamu sepelekan adalah proses penjemuran hijab. Ketika musim hujan, maka proses penjemuran akan sedikit terhambat karena tidak adanya sinar matahari dan panas yang mampu mengeringkan hijab kamu dalam waktu cepat.

Nah, saat hal ini terjadi, maka lakukan proses penjemuran hijab di tempat yang memungkinkan untuk terkena angin, bila tak kering-kering, kamu bisa menggunakan kipas angin saja.

source: http://jambi.tribunnews.com


 

<baca juga>

Jangan Asal Meletakkan Baju Setelah Dijemur

Untuk mencegah hijab bau apek, setelah proses penjemuran, kamu tak boleh sembarangan saat menyimpan baju. Pastikan bahwa hijab memang sudah benar-benar kering setelah dijemur. 

Jangan terlalu lama menumpuk hijab yang telah kering agar tak jadi bau apek. Setelah benar-benar kering, usahakan untuk langsung menyetrika dan memasukkannya ke dalam lemari dengan cara digantung agar tak mudah berjamur dan mengakibatkan bau apek.

source: http://emakpintar.asia


 

Jangan Sampai Menyetrika dalam Keadaan Lembap

Pastikan pakaian telah kering, jangan sampai hijabmu masih dalam keadaan lembap lalu kamu menyetrikanya. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadi bau apek setelahnya. Eits, jangan lupa memberikan pengharum pakaian saat proses setrika agar awetnya lebih tahan lama setelah disimpan di lemari.

source: http://www.hipwee.com