Pori-pori membesar

Tidak ingin punya pori-pori yang besar? Kalo gitu mulai sekarang hindari kebiasaan memencet komedo. Kebiasaan ini memang bisa memunculkan kepuasaan saat komedo di hidung berhasil dikeluarkan, namu kamu harus tahu, kebiasaan ini bisa membuat pori-pori di wajah khususnya bagian sekitar hidung menjadi besar. Kalau sudah begini, penampilan jadi enggak oke bukan?

source: http://baggout.com


 

Meninggalkan bekas

Kuku tangan yang bergesekan dengan kulit wajah bisa saja melukai kulit secara tidak sengaja. Hal ini bisa saja meninggalkan bekas cakaran ataupun kemerahan dan iritasi pada kulit wajahmu. Nah, selain menyebabkan area hidung menjadi merah, bekas cakaran atau pengeluaran secara paksa yang menyebabkan munculnya luka kecil bisa saja meninggalkan jejak berupa bekas luka.  Bekas luka ini tentu akan mengganggu dan membuat wajahmu jadi enggak mulus sebelumnya!

source: http://www.ciricantik.com


 

<baca juga>

Memicu jerawat muncul

Selain mampu membuat pori-pori wajah menjadi besar, bahaya memencet komedo yang mengesalkan adalah munculnya jerawat. Saat kamu memencet jerawat dan tanganmu ternyata kotor, maka bisa saja kotoran atau kuman masuk ke dalam pori-pori jerawat yang kamu pencet. Jadi jangan heran ya kalau jerawat akan muncul setelah kamu memencet jerawat dengan tangan.

source: http://mv.beritacenter.com


 

Peradangan

Karena memencet komedo dengan tangan merupakan cara paksa mengeluarkan komedo dengan cara yang tak benar, maka jangan heran kalau kulitmu akan terlukai sedikit. Hal ini bisa saja menyebabkan terjadinya peradangan ataupun infeksi  akibat dari bakteri yang berpindah dari tangan ke wajah. 

source: https://radioklinika.pl
<baca juga>

Dari artikel ini, kamu jadi  tahu kan bahaya memencet komedo dengan tangan. Jadi, mulai sekarang disarankan untuk tidak  memencet komedo di wajah agar dampak buruknya bisa kamu hindari. Jika munculnya komedo dirasa mengganggu, kamu bisa kok lakukan perawatan ke dokter kecantikan agar komedo hilang dan tidak memunculkan masalah baru di wajah akibat penanganan yang salah.