Banyak bahan-bahan alami yang bisa dijadikan bahan DIY skincare dirumah. Beberapa diantaranya mungkin merupakan bahan yang selalu ada di dapur ataupun kulkas rumahmu.

Bahan DIY skincare ini juga bukan sembarang dipakai, melainkan memang terbukti mengandung komponen yang bisa bermanfaat bagi kulit, seperti kandungan anti bakteri untuk menangkal bakteri penyebab jerawat ataupun sifat asam alami untuk mengangkat sel kulit mati.

Tapi khusus kamu dengan kulit berminyak dan sensitif, ada beberapa bahan DIY skincare yang sebaiknya kamu perhatikan nih, Ladies! Dengan jenis kulit yang kamu miliki, beberapa DIY skincare ini ternyata bisa menjadi bumerang bagi kulitmu.


Lemon dan Jeruk Nipis


Sifatnya yang asam dan kandungan vitamin C yang tinggi menjadikan lemon dan jeruk nipis seringkali digunakan untuk menangani noda hitam dan mengurangi garis halus pada kulit. Tapi tahu enggak sih, ternyata air perasan jeruk lemon atau jeruk nipis dengan konsentrasi yang terlalu tinggi bisa menyebabkan iritasi, inflamasi, dan mengganggu skin barrier! Asamnya juga bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap cahaya (photosensitivity), meningkatkan risiko sunburn, kanker kulit, penuaan dini, hingga hiperpigmentasi.
 

  • Alternatif yang bisa kamu coba: Kamu bisa menggunakan larutan AHA (alpha hydroxy acid) atau BHA (beta hydroxy acid) untuk mendapatkan manfaat seperti mengurangi hiperpigmentasi, meratakan warna kulit, membersihkan pori-pori, mendorong produksi kolagen, dan mengangkat sel kulit mati. Jika kamu tetap ingin menggunakan lemon, pastikan kamu mencampurnya dengan air agar konsentrasi asamnya berkurang.
source: http://www.freepik.com/



Telur Mentah


Bahan satu ini bisa cukup umum ditemui sebagai bahan masker DIY. Biasanya, telur banyak digunakan sebagai masker yang didiamkan pada kulit wajah. Penggunaan masker telur ini didasarkan pada fakta bahwa telur mengandung protein dan kolagen yang bisa melawan garis halus dan inflamasi pada kulit dengan mendorong proses pergantian sel kulit.

Tapi di atas semua manfaat baik tersebut, telur juga bersifat komedogenik atau bisa menyumbat pori, serta mengandung bakteri seperti salmonella, listeria, staphylococcus aureus, avian influenza, dan lainnya.

Sifat komedogenik dari telur bisa menjadi lampu merah bagi kamu dengan jenis kulit berminyak dan acne prone nih, Ladies, karena malah bisa meningkatkan risiko munculnya jerawat.
 

  • Alternatif yang bisa kamu coba: Faktanya, molekul nutrisi pada telur ternyata terlalu besar untuk diserap pada kulit, sehingga pemakaian telur sebagai masker atau DIY skincare lainnya bisa menjadi tidak maksimal. Alternatif skincare lain untuk mendorong regenerasi kulit agar bisa menangkal garis halus yaitu kamu bisa mencoba memakai serum yang banyak dijual. Formula serum lebih ringan dan mudah diserap oleh kulit juga lho.
source: http://www.freepik.com/
baca juga



Baking Soda


Komponen satu ini seringkali digunakan untuk menangani masalah minyak berlebih dan mencegah pembentukan komedo serta jerawat. Tapi, jangan sembarangan menggunakan baking soda pada wajahmu ya, Ladies!

Kulit wajah pada dasarnya bersifat sedikit asam (dengan pH 4.5-5.5), sedangkan baking soda bersifat basa dengan pH yang mencapai 9! Perbedaan pH ini bisa mengganggu keseimbangan kulitmu dan menghancurkan lapisan asam yang sudah dibentuk kulitmu untuk menjaga kelembapan kulit dan menangkal kotoran serta bakteri.
 

  • Alternatif yang bisa kamu coba: Baking soda tidak jarang digunakan juga sebagai spot treatment atau obat jerawat, padahal ternyata ini tidak berpengaruh sama sekali lho, Ladies. Bakteri penyebab jerawat nyatanya bisa mati dengan paparan oksigen, karena itu kamu hanya perlu menjaga kebersihan pori agar tidak tersumbat. Jika sudah muncul jerawat, lebih baik kamu memakai obat jerawat dari dokter atau obat yang dijual di toko obat ya!
source: http://www.care2.com/