Rimmel


Brand asal Britania Raya ini didirikan pada tahun 1824 oleh Eugene Rimmel di London. Pada awalnya, Rimmel hanya menjual parfum dan wewangian, namun bisnisnya mulai merambah sektor kosmetik saat dipimpin oleh kedua anak Eugene. Pada jaman dulu, Rimmel sangat terkenal akan produk maskaranya. Kata 'rimmel' bahkan berarti maskara dalam berbagai bahasa. Hmm, jadi ikut terbawa nostalgia saat melihat Rimmel Stay Matte Powder di meja rias, nih.
 

source: http://glamourdaze.com



Max Factor


Max Factor adalah inovator di dunia makeup zaman dahulu. Pada tahun 1914, ia sukses membuat produk kosmetik pertamanya, dan dikenal karena keahliannya membuat produk kosmetik custom untuk para artis ternama. Max Factor berperan banyak dalam menangani make up di perfilman, lho. Banyak aktor dan aktris yang enggan main film karena teknologi Technicolor tahun 1950an membuat kulit wajah mereka nampak buruk. Max Factor sukses mengatasi permasalahan ini dengan menciptakan Pan-Cake, sebuah produk yang mirip dengan cream foundation yang sekarang kita kenal.
 

source: https://guide.alibaba.com
<baca juga>



Esteé Lauder


Pada tahun 1946, Joseph Lauder dan Esteé mendirikan sebuah lini skin care, dan perlahan merambah ke kosmetika. Pada tahun 1950an, Esteé Lauder adalah perusahaan pertama yang menggunakan konsep gift with purchase, membagi-bagikan produk kecantikan dalam ukuran mini kepada orang yang membeli produk mereka. Strategi ini kini menjamur, dan dilakukan hampir oleh setiap brand yang ada.
 

source: http://www.esteelauder.com



Elizabeth Arden


Didirikan oleh Florence Nightinghale Graham sebagai sebuah salon pada tahun 1910 di 5th Avenue, Manhattan, perawatan yang ditawarkan sangat terkenal diantara orang-orang. Pada tahun 1950an, Elizabeth Arden terkenal akan koleksi lipstik dan cat kuku yang matching. Meski kini Elizabeth Arden masih menjual produk-produk make up, lini skin care mereka mendapat lebih banyak perhatian. Salah satu produknya yang paling dikenal, Eight Hour Cream, masih jadi favorit banyak make up artist hingga sekarang.
 

source: https://www.popsugar.com.au
<baca juga>



Revlon


Brand yang tersedia hampir di seluruh departement store, drugstore dan toko kosmetik ini memiliki awal yang sederhana, Beautynesian. Didirikan oleh dua bersaudara dan seorang ahli kimia pada tahun 1932, Revlon hanya memiliki satu produk, yaitu cat kuku. Seiring waktu, Revlon mulai berkembang dan memiliki rangkaian produk yang lebih luas. Alih-alih menjual produk, Revlon sukses menjual mimpi dan gambaran ideal yang dapat dicapai dengan kosmetik Revlon. Campaign lipstik Revlon dalam warna Fire & Ice menjadi beauty campaign tersukses di era 50an.
 

source: http://www.fashionthrill.com