Menstruasi merupakan proses alami yang terjadi pada tubuh wanita. Proses meluruhnya dinding rahim ini biasanya terjadi selama sebulan sekali untuk 1 siklus. Uniknya, proses menstruasi ini sering sekali dikaitkan dengan hal-hal lain yang konon hanya berupa kabar burung alias mitos. Kamu pasti pernah dengar orang tua atau teman yang mengatakan bahwa tidak boleh minum minuman bersoda saat haid, karena bisa memicu kanker, kista, hingga pembekuan darah. Sebenarnya ini fakta atau mitos ya kira-kira? 


Minum Soda Saat Haid, Boleh Enggak Sih?


Meminum minuman bersoda saat haid sebenarnya tidak dianjurkan. Tapi bukan karena bisa menyebabkan kista ataupun kanker lho ya, melainkan karena kandungan kafein di dalamnya. Faktanya, minuman ringan dan minuman bersoda ternyata juga mengandung kafein, dan sudah banyak penelitian medis yang membuktikan bahwa kafein sendiri bisa memicu gejala PMS yang lebih parah, seperti nyeri di perut, perubahan mood, cemas, hingga insomnia. Makanya untuk kamu yang suka mengalami nyeri berlebih saat menjelang haid, sebaiknya jangan minum minuman bersoda ya!

source: https://www.pexels.com/



Adakah Hubungannya dengan Kanker dan Pembekuan darah?


Selanjutnya, masih ada mitos mengenai minuman bersoda yang bisa menyebabkan kanker. Walaupun beberapa dari kamu mungkin percaya, tapi nyatanya mitos ini tidak beralasan sama sekali lho, alias salah! Belum ada satupun penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi minuman bersoda saat haid bisa berpengaruh pada pembentukan kanker dan kista, apalagi dengan pembekuan darah haid, seperti mitos yang beredar. Melalui detikhealth, dr Sita Ayu Arumi SpOG menyatakan bahwa saluran pencernaan dan reproduksi memiliki saluran berbeda, sehingga apapun yang dikonsumsi tidak bisa berpengaruh secara langsung terhadap darah haid kamu.

source: https://www.womenfitness.net/
<baca juga>

Sudah tahu faktanya kan? Sekarang kamu enggak perlu lagi lebay atau ketakutan dengan minuman bersoda ya, Ladies! Tapi, tetap pastikan kamu tetap menjaga kesehatan, baik itu saat haid maupun tidak haid, agar bisa terus beraktivitas dengan lancar.