Vitamin D

Vitamin D berfungsi menghalau sel kanker, diabetes hingga penyakit jantung dan multiple sclerosis. Vitamin D dibuat secara alami oleh tubuh melalui paparan sinar matahari. Banyak makanan yang kaya vitamin D, seperti susu, jus jeruk dan produk kedelai, tapi makanan ini tidak cukup untuk dikonsumsi sendiri.

Untuk itu, biarkan tubuh anak terkena setidaknya 10-20 menit sehari. Jika kebutuhan vitamin D tidak terpenuhi maka beri anak suplemen. Anak-anak berusia nol sampai satu membutuhkan 400 Unit Internasional (IU) sehari; Usia 2-12 tahun membutuhkan 800 IU sehari; Dan remaja membutuhkan 1.000 IU sehari. Contohnya 75 g salmon merah muda kalengan = 435 IU.

source: http://elimcb.blogspot.co.id/


 

<baca juga>

Kalsium

Anak-anak memulai hidup dengan diet kaya susu yang kaya kalsium, tapi seiring tubuhnya bertambah besar pilihan minuman anak jauh dari kandungan kalsium. Peran kalsium baik bagi kesehatan dan tulang anak-anak sama seperti vitamin D. Cukupi kebutuhan kalsium anak dengan susu, yogurt dan keju. Kekurangan asupan kalsium akan menjadikan anak osteoporosis di kemudian hari.

Jika anak kamu menghindari semua produk susu karena alasan intoleransi atau alergi sehingga asupan kalsiumnya tidak terenuhi. Maka penting untuk memberinya suplemen. Anak usia 1 - 3 tahun membutuhkan 700 mg sehari; 4-8 tahun membutuhkan 1.000 mg sehari; Dan anak usia 9-18 tahun membutuhkan 1.300 mg sehari. sebagai contoh 2 cangkir susu = 600mg.

source: http://www.tentangibu.com


 

Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 membantu pembentukan otak. Asam lemak omega-3 terdapat pada minyak ikan, telur, produk susu, minyak canola, biji rami dan kenari. Jika sulit memberi ikan salmon pada si kecil karena harganya yang mahal, setidaknya sekali seminggu ditambah dengan suplemen harian. Karena jika si kecil tidak mengonsumsi dua porsi ikan dalam seminggu maka sulit mendapatkan omega-3 sesuai kebutuhan tubuhnya.

Anak-anak sampai satu tahun membutuhkan 0,5 gram asam lemak omega-3 sehari; 1-3 tahun membutuhkan 0,7 gram sehari; 4-8 tahun membutuhkan 0,9 gram sehari. Anak laki-laki usia 9-13 tahun harus makan 1,2 gram sehari, sedangkan anak perempuan membutuhkan minimal 1 gram sehari. Contohnya 1 cangkir kacang merah = 0,3 gram.

source: http://daunbuah.com


 

<baca juga>

Serat

Buah dan sayuran adalah sumber serat makanan terbaik, tapi sayangnya banyak anak tidak cukup makan makanan segar. Anak-anak yang tidak diperkenalkan sayur dan buah sejak dini akan cenderung suka makanan fast food dan junk food. Padahal makanan cepat saji dan olahan ini miskin serat dan tinggi kalori.

Jika dikonsumsi terus-menerus daitambah dengan kurangnya aktivitas fisik mengakibatkan anak mengalami overweight, obesitas dan diabetes. Anak yang picky eater lebih sulit mendapatkan cukup serat sehingga menyebabkan konstipasi. Apabila anak kekurangan serat maka tidak direkomendasikan diberi suplemen serat kecuali jika ada anak yang mengalami konstipasi. Sebaiknya bujuk agar anak minum lebih banyak air putih dan makan lebih banyak buah dan sereal berserat tinggi.

source: http://macampenyakit.com