Keputihan Akibat Kesalahan Menggunakan Pantyliner

Pantyliner yang berfungsi untuk mengatasi keputihan dapat memberikan efek berlawanan, lho! Jika kamu salah menggunakannya, kamu malah akan mendapati keputihan kamu semakin banyak dan mengganggu aktivitasmu. 
 
Bagi sebagian perempuan, pantyliner biasanya digunakan setiap hari untuk menghindari keputihan. Sebenarnya hal ini bisa jadi benar, dan bisa juga salah. Masalahnya muncul ketika kaum hawa salah kaprah saat menggunakan pembalut super tipis ini.
source: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150331090035-255-43139/salah-cara-pakai-pantyliner-justru-bisa-sebabkan-keputihan/


 

Pilihlah Pantyliner yang Tepat

Salah satu masalah yang disebabkan oleh pantyliner adalah terhambatnya sirkulasi udara pada area kewanitaan. Oleh sebab itu, penting bagi kamu untuk memilih breathable dan non-perfume pantyliner. Pantyliner jenis ini akan membuat aliran udara pada bagian kewanitaan kamu lebih lancar. Selain itu, perhatikan juga kandungan parfum yang sebenarnya berbahaya karena dapat memicu alergi dan iritasi pada kulit.

source: http://www.sheknows.com


 

<baca juga>

Gunakan Celana Dalam Berbahan Katun

Setelah memilih pantyliner dengan sirkulasi udara yang baik, kamu juga perlu melengkapinya dengan celana dalam berbahan katun. Celana dalam berbahan katun sangat baik untuk menjaga sirkulasi udara agar tetap baik karena serat kainnya yang besar dan juga menyerap keringat. Hindari juga celana dalam yang terlalu ketat. Dijamin kamu tidak akan merasa lembap pada area kewanitaanmu.

 

source: http://www.becomegorgeous.com


 

Perhatikan Waktu Penggunaan Pantyliner

Jangan menggunakan pantyliner setiap hari. Jika kamu tidak memiliki banyak aktivitas, kamu tidak perlu menggunakan pantyliner. Sebagai gantinya, kamu dapat mengganti celana dalam setiap kali cairan vagina atau keputihan keluar. Yang perlu kamu perhatikan adalah memastikan bahwa celana dalam kamu tetap kering, terutama setelah buang air kecil.

source: http://www.idiva.com

Saat menggunakan pantyliner, pastikan kamu menggantinya setiap 3-4 jam sekali. Bahkan, jika keputihanmu sedang banyak, kamu harus menggantinya setiap kali kamu merasa lembap pada area kewanitaan. Hal ini dilakukan agar daerah kewanitaan kamu terlalu lembab, karena jika terlalu lembap keputihan malah akan semakin bertambah parah. Daerah yang lembap dan kurang bersih dapat menyebabkan bakteri penyebab keputihan berkembang lebih pesat. 

Nah, itulah hal-hal penting yang harus kamu perhatikan saat menggunakan pantyliner. Pastikan bahwa kamu tetap menjaga kebersihan organ intim kapanpun dan dimanapun. Jangan sampai menggunakan pantyliner malah akan menambah parah keputihanmu.