Walaupun penyakit kanker serviks sangat berbahaya, tapi masih banyak wanita yang tidak memperdulikannya yaitu dengan banyaknya wanita yang tidak melakukan pemeriksaan pap smear dan bahkan banyak juga dari mereka yang tidak mengetahui apa itu pap smear.
 
Apa itu pap smear?
Pap smear adalah tes pemeriksaan sel-sel serviks dan vagina, dimana melalui pemeriksaan ini kita dapat mengetahui dan mendeteksi perubahan pada sel-sel yang bisa berkembang menjadi kanker atau bahkan sudah menjadi kanker. Karena itulah mengapa pap smear sangat penting dilakukan secara rutin.
 

source: https://www.stayathomemum.com.au


Siapa yang harus melakukan pemeriksaan pap smear?
Para ahli menyarankan agar wanita di atas usia 21 tahun untuk rutin melakukan pemeriksaan pap smear. Namun, jika kamu sudah melakukan hubungan seksual pada usia sebelum 21, maka kamu disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan pap smear.
 
Walaupun risiko kamu mengalami kanker serviks sangat rendah jika belum melakukan hubungan seksual. Namun, disarankan agar kamu tetap melakukan pap smear karena ada hal yang menjadi pemicu kanker.
 

source: http://www.tinzwei.com/
baca juga


Berapa kali harus melakukan pap smear?
Para ahli menyarankan agar kamu yang berusia 21 – 65 tahun untuk melakukan tes setiap tiga tahun sekali. Sedangkan bagi kamu yang negatif menderita kanker serviks dan berusia 30 – 65 tahun disarankan untuk melakukan tes pemeriksaan pap smear setiap lima tahun sekali.
 

source: https://www.verywell.com


Siapa yang harus rutin melakukan pap smear?
Jika saat melakukan tes pap smear pertama kamu dinyatakan memiliki sel yang tidak normal, sistem imun yang lemah dan terjangkit virus HIV disarankan untuk lebih sering dan rutin melakukan tes pemeriksaan pap smear untuk mengetahui apakah sel-sel tersebut berubah menjadi kanker atau tidak.
 
Pentingnya kamu melakukan tes pemeriksaan kanker serviks dini adalah untuk mengantisipasi dan dapat segera dilakukan penanganan lebih dini agar sel tersebut tidak berkembang menjadi ganas. Pasalnya, beberapa wanita baru mengetahui bahwa ia menderita penyakit kanker serviks saat sudah memasuki stadium akhir.
 

source: http://www.smh.com.au/