Bahaya Pembalut Sekali Pakai

Pembalut yang berfungsi sebagai penampung darah saat menstruasi ternyata mengandung berbagai macam bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan reproduksi wanita. Hal ini terkait dengan bahan hingga proses pembuatannya.

Salah satu bahan kimia berbahaya yang banyak ditemukan pada pembalut adalah dioksin yang dalam jangka panjang dapat memicu penyakit kanker. Selain itu, proses bleaching pada produksi pembalut juga melibatkan bahan-bahan berbahaya yang juka dapat memicu kanker serviks.

source: http://doktersehat.com

Selain itu, aktivitas padat sering membuat para wanita malas untuk mengganti pembalut secara rutin dengan waktu yang dianjurkan oleh para ahli kesehatan, yaitu 3-4 jam sekali. Padahal, pada pembalut yang lama tidak diganti akan ada mikroorganisme yang biasa tumbuh yaitu Human Papiloma Virus (HPV) penyebab kanker serviks.

baca juga



Beredar juga merk pembalut tertentu yang dilarang pemakaiannya karena adanya klorin yang merupakan bahan kimia sebagai pemutih. Klorin memiliki bentuk cair dan padat. Zat tersebut merupakan oksidator kuat dan agen desinfektan yang kuat. Gas klorin memiliki berat 2,5 kali udara, memiliki bau menyesakkan, serta sangat beracun.

Di alam klorin banyak ditemukan bersenyawa dengan unsur natrium membentuk garam dapur (NaCl) serta dapat ditemukan dalam karnalit dan silvit. Tidak dapat dimungkiri zat-zat kimia tersebut sangat berbahaya  bagi kesehatan organ reproduksi wanita. Kondisi-kondisi yang biasa muncul akibat penggunaan pembalut sekali pakai adalah keputihan, iritasi, gatal-gatal dan berbagai penyakit lainnya yang cukup berbahaya.

Sirkulasi udara di bagian intim wanita dalam pemakaian pembalut biasa juga terhambat oleh kandungan plastik dan pelekat. Keadaan tersebut sangat disukai bakteri hingga dapat menimbulkan inveksi jamur pada vagina.

source: http://www.ahlikanker.com


Selain itu, aktivitas padat sering membuat para wanita malas untuk mengganti pembalut secara rutin dengan waktu yang dianjurkan oleh para ahli kesehatan, yaitu 3-4 jam sekali. Padahal, pada pembalut yang lama tidak diganti akan ada mikroorganisme yang biasa tumbuh yaitu Human Papiloma Virus (HPV) penyebab kanker serviks.

 

Tips Menghindari Bahaya Penggunaan Pembalut

Nah, untuk menghindari risiko dari bahaya penggunaan pembalut sekali pakai, kamu dapat mengikuti beberapa tips berikut ini:

1. Gunakan Pembalut Kain
Pembalut kain tidak mengandung zat kimia berbahaya seperti yang dimiliki oleh pembalut sekali pakai. Selain itu, pembalut kain juga dapat dipakai ulang dan dicuci kembali. Sehingga lebih ramah dari segi kesehatan lingkungan.

http://www.enchanted-forest.ca/charlie-banana-charlie-banana-fem-pads-regular-3-p.htmlsource: http://static.shoplightspeed.com

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) baru saja meluncurkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa sembilan merek pembalut mengandung zat klorin yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Bahaya iritasi hingga kanker pun mengintai perempuan Indonesia jika salah memilih pembalut ketika datang bulan.
source: https://www.cnnindonesia.com
baca juga



2. Gantilah Pembalut Secara Rutin
Mengganti pembalut secara rutin sangat disarankan untuk menjaga area organ intim kamu tetap bersih dan steril. Menurut ahli kesehatan, penggantian pembalut disarankan untuk dilakukan setiap 3-4 jam sekali. Kemudian, bersihkan vagina menggunakan air bersih dengan suhu biasa hingga hangat. Jangan menggunakan air panas karena dapat melukai vagina. 

Nah, itulah informasi penting yang harus kamu tahu. Selain penting untuk kesehatan diri sendiri, menggunakan pembalut kain dan mengurangi penggunaan pembalut sekali pakai akan sangat bermanfaat bagi pelestarian lingkungan. Jangan lupa untuk menyebarkan informasi ini untuk kerabat dan teman-temanmu, ya!

source: http://www.inewspeople.co.kr