source: http://postimg.org/image/sbwdkl745/
Jika dalam artikel sebelumnya kita sudah berkenalan dengan sosok desainer Tri Handoko, kali ini kami ingin mengajak kamu melihat berbagai koleksi Spring/Summer Austere by Tri Handoko. Dengan total 15 koleksi yang dipertunjukkan dalam fashion show Senayan City Fashion Nation 2015, koleksi Tri Handoko berhasil mencuri perhatian.
source: http://postimg.org/image/bs3ac377p/
Boleh diceritakan awal lahirnya brand Austere?
Tri: Lahirnya tahun lalu di Bazaar Fashion Festival. Jujur, brand ini tidak pernah direncanakan secara matang. Karakteristiknya adalah memiliki warna black and white, monochrome.
Siapa yang menjadi target Austere?
Tri: Austere is unisex. Semua orang bisa pakai. Target usianya sekitar 25-50. But actually its more into the personal, not the age. Spiritnya apakah sama atau tidak dengan Austere.
Ajeng: Pastinya semua koleksi Austere itu wearable, we want to keep to the ground, nyata, bisa dipakai, bisa dibeli, reacheable untuk semua orang, tetapi juga dipakai sama orang-orang yang punya karakter dan smart.
source: http://postimg.org/image/reujpgkzp/
Kenapa bisa bergabung di Senayan City Fashion Nation 9th Edition?
Tri: Karena kami diundang. Ini adalah yang ke-4 kalinya kami ikut Fashion Nation. Koleksi yang kami tampilkan adalah Spring Summer milik Austere. Total keseluruan ada 15 koleksi yang kami tampilkan dalam fashion show.
Bagaimana persiapan?
Ajeng: Persiapannya sejak Januari 2015 lalu. Kami bikin konsep, bedah ide, bertukar pendapat dan saling melengkapi. Sedangkan produksinya sudah dimulai sejak bulan Febuari.
source: http://postimg.org/image/otoz1xvlx/
Berencana untuk meluncurkan brand baru lagi setelah Austere?
Tri: Mungkin, tapi ini hanya spesial untuk salah satu department store. Mungkin dalam waktu dekat, atau tahun ini.
Dari mana datangnya inspirasi saat mendesain?
Tri: Inspirasi bisa dari mana aja, anytime and anywhere. Misalnya saja dari musik, film, mimpi buruk, masa lalu saya, kehidupan, luka, perjuangan saya, dan orang-orang di sekitar saya pastinya.
source: http://postimg.org/image/80p4c145h/
Apa perbedaan masing-masing brand milik Tri Handoko?
Ajeng: 3 adalah brand ready to wear untuk laki-laki, dengan kisaran umur lebih muda. Karakteristiknya adalah warnanya yang lebih beragam dan lebih playful. Austere lebih menampilkan warna monochrome, wearable, ada sentuhan masculinity tapi juga ada sisi cantik perempuan. Sedangkan brand Tri Handoko adalah lebih ke couture-nya Mas Tri. Tapi kami sebenarnya kami enggak bikin couture, karena couture lebih ke handmade atau handcrafted. Namun, dari ketiga brand tersebut selalu ada benang merahnya.
source: http://postimg.org/image/9m8zhl3r9/
(Tri Handoko mengenakan koleksi 3, Ajeng Swastiari mengenakan koleksi Austere)