Tren menghilangkan rambut atau waxing memang sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Keinginan untuk mempercantik tubuhnya membuat waxing dimintai oleh para wanita, mulai dari menghilangkan rambut halus di kaki, berkembang hingga ketiak hingga bulu kemaluan. Namun, sebelum memutuskan untuk melakukan waxing bulu kemaluan, sebaiknya ketahui dahulu fakta-faktanya.
 

1. Bulu Kemaluan Melindungi Vagina dari Bakteri

Pada dasarnya bulu kemaluan berfungsi untuk melindungi organ intim dari bakteri. Jika kamu melakukan waxing bulu kemaluan atau Brazilian waxing hingga habis berarti tidak ada yang melindungi organ intimmu dari serangan bakteri. Namun, beberapa peneliti menunjukkan bahwa melakukan menghilangkan bulu kemaluan boleh saja dilakukan asal tidak menghilangkannya dengan habis.

source: http://www.foxnews.com/health/2015/05/30/gross-reason-to-rethink-getting-full-brazilian-wax.html


 

2. Berisiko Timbulnya Bisul

Saat kamu menghilangkan bulu kemaluan dari vagina maka pori-porimu akan membesar. Kondisi tersebut dapat membuat bakteri masuk ke dalam pori-pori yang menyebabkan timbulnya bisul. Walaupun tidak berbahaya, namun tetap saja dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan kekhawatiran sendiri. Namun, bisul akan menghilang dengan sendirinya asalkan kamu memastikan kebersihan kulit di sekitar kemaluanmu dengan benar.

source: http://misaoku.com/tips-before-wax-treatment/


 

<baca juga>
3. Berisiko Mengalami IMS (Infeksi Menular Seksual)

Menurut penelitian, krim penghilang rambut pada vagina ternyata dapat meningkatkan risiko penyebaran infeksi menular seksual atau IMS. Pasalnya, seperti yang diketahui bahwa pori-pori akan membesar saat kamu menghilangkan bulu kemaluan. Kondisi tersebut rupanya dapat membuat selaput kulit menjadi terkikis yang membuat bakteri dapat dengan mudah masuk ke dalam pori-pori.

source: http://chuckandjoannbird.com/tag/sex/page/2/


 

4. Iritasi Pada Vagina

Kebanyakan wanita beranggapanbahwa melakukan waxing pada bulu kemaluan akan membuat vagina menjadi bersih dan sehat. Padahal hal tersebut sangatlah salah. Mengapa? Waxing pada bulu kemaluan justru akan membuat kamu berisiko mengalami iritasi kulit di vagina karena tidak adanya bulu yang memang berfungsi untuk melindungi organ intimmu dari bakteri. Iritasi yang biasa timbul berupa ruam kemerahan menyakitkan dan berlangsung selama beberapa hari.

 
Namun, jika kamu tetap ingin melakukan brazilian waxing sebaiknya dilakukan di tempat waxing. Tak hanya itu, menghilangkan bulu kemaluan di tempat yang khusus juga biasanya dilakukan oleh therapist professional dan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sehingga lebih terjamin kesehatan dan kebersihannya.
 

source: https://healthcare.utah.edu/healthfeed/postings/2017/02/vagaina-health.php