Tentukan Visi-Misi

Jangan pernah melewatkan komunikasi untuk menyamakan harapan dalam mencapai tujuan. Bicarakan dengan sahabat hal-hal apa saja yang perlu dilakukan dan apa saja yang menjadi tujuan akhir bisnis
source: http://www.lean-labs.com/blog/how-to-brainstorm-content-ideas-topics-fast
Visi berbeda bisa saja ada di kepala teman Anda tersebut. Baginya tidak perlu muluk-muluk membangun keberhasilan jangka panjang. Tidak perlu terlalu berorientasi pada hal mendetail tentang produk, baginya yang penting produk tersebut disukai meski mungkin sifatnya hanya tentatif. Perbedaan seperti inilah yang wajib Anda pertimbangkan.
source: http://laruno.com/bisnis/tips-berbisnis-bersama-sahabat/
Memiliki usaha bersama teman adalah ide menarik yang sayang untuk dibiarkan begitu saja. Kedekatan di antara kalian menambah kenyamanan untuk mengobrolkan segalanya. Namun untuk membangun usaha yang baik segala faktor jelas haruslah dipertimbangkan sebaik mungkin.
source: http://laruno.com/bisnis/tips-berbisnis-bersama-sahabat/2/

Tentukan Jabatan

Jangan memulai suatu usaha tanpa menentukan apa yang menjadi tugas masing-masing. Hal seperti ini hanya akan membuat usaha tidak berjalan dengan baik.
Buatlah kesepakatan dan perjanjian tentang pembagian tugas dan pembagian hasil sebelum memulai bisnis, sehingga hasilnya merupakan kesepatan yang didapatkan dari hasil pemikiran jernih dan sesuai dengan keinginan masing-masing pihak.
source: http://www.parenting.co.id/article/dunia.mama/aturan.berbisnis.dengan.teman/001/006/199
Lima orang brilian dengan ide-ide cemerlang, bekerja di satu bidang, tentu bukan langkah pintar. Sejak awal harus ditentukan fungsi masing-masing orang sesuai dengan kompetensi, atau tantang partner bisnis untuk belajar hal baru yang dapat mendukung bisnis baru tersebut, sehingga masing-masing partner punya learning curve yang sedikit banyak sama.
source: http://www.readersdigest.co.id/uang/investasi.dan.bisnis/agar.langgeng.bisnis.bersama.teman/004/001/140
Menempatkan deskripsi kerja Anda dalam tulisan sebagai sebuah panduan juga akan berguna membantu menentukan siapa yang akan bertanggung jawab di masa depan.
source: http://www.urbanette.com/business-with-friends-do-or-dont/

Bantuan Profesional

Ajak sahabat untuk menemui seseorang yang lebih paham soal bisnis yang ingin dikerjakan. Tanyakan dengan jelas resiko-resiko dan tindakan yang harus dilakukan saat mengalami hambatan.
Bentuk kerjasama rekanan dengan bantuan seorang ahli hukum dan ahli keuangan. Buat persetujuan tertulis yang mencakup hal-hal seperti peran dan tanggung jawab, kompensasi, manajemen waktu, bahkan klausa penjualan saham sehingga Anda dan rekan kelak dapat mengingat kembali persetujuan awal yang telah disepakati.
source: http://liveolive.com/post/view/291-baikkah-memulai-bisnis-bersama-teman
Yang terpenting adalah membangun sistem pelaporan dan pengawasan untuk mencegah manipulasi di kemudian hari oleh tenaga ahli. Lebih bagus lagi kalau seiring berjalannya waktu Anda dan partner bisnis mempelajari hal itu juga.
source: http://www.readersdigest.co.id/uang/investasi.dan.bisnis/agar.langgeng.bisnis.bersama.teman/004/001/140

Bersikap Profesional

Hanya karena bekerja bersama sahabat, bukan berarti segala sesuatu bisa dijalani dengan santai. Menjalani dengan penuh tanggung jawab akan membuat usaha berhasil dan hubungan persahabatan semakin solid.
Ketika Anda atau kawan Anda tersebut melontarkan ide, terkadang mungkin secara logika itu bukanlah ide yang baik atau menarik. Namun karena rasa tak enak tadi, akhirnya kalian pun terpaksa mengiyakan sumbangan pikiran tersebut. Pada dasarnya permasalahan terbesar berbisnis dengan teman adalah karena ada beban kedekatan perasaan yang harus ditanggung.
source: http://laruno.com/bisnis/tips-berbisnis-bersama-sahabat/
Mengelola perusahaan start-up membutuhkan waktu dan kerja dua kali lipat dibandingkan bekerja sebagai pegawai. Ingat, "kantor" Anda mungkin sebuah kafe atau garasi rumah, tetapi itu berfungsi selayaknya sebuah perusahaan.
source: http://liveolive.com/post/view/291-baikkah-memulai-bisnis-bersama-teman

Selesaikan Bersama

Melakukan bisnis bersama adalah usaha mewujudkan tujuan bersama. Jangan pernah mengambil keputusan sendiri dalam membangun bisnis. Gunakan komunikasi untuk menyelesaikan setiap konflik.
Sering-seringlah berdiskusi dengan teman Anda untuk membahas business plan, progress report, pembagian modal, keuntungan, pembagian porsi kerja dan juga membahas bagaimana cara menanggulangi jika terjadi kerugian. Seringkali Anda menganggap remeh dan akan saling menyalahkan begitu muncul masalah. Jika sudah ada kesepakatan, fokus saja pada wewenang dan tugas kerja masing-masing.
source: http://www.parenting.co.id/article/dunia.mama/aturan.berbisnis.dengan.teman/001/006/199
Senang atau tidak senang, dalam perjalanan bisnis Anda pasti akan menjumpai kerikil tajam. Mulai dari mengalami kerugian, ditipu orang, produk gagal di pasaran, dan lain sebagainya. Masalah-masalah yang terjadi tersebut bukan tak mungkin membuat hubungan pertemanan kalian memanas. Hal terparah adalah ketika kalian tak bisa menyelesaikan permasalahan tersebut dan justru berakhir pada permusuhan. Mendirikan usaha bersama teman sendiri memang terdengar menyenangkan, namun di balik rasa senang itu ada konsekuensi yang sepatutnya terlebih dahulu kalian ketahui.
source: http://laruno.com/bisnis/tips-berbisnis-bersama-sahabat/

Transparan

Tidak jarang persahabatan berakhir akibat masalah uang. Untuk mengantisipasinya, selalu bersikap transparan dalam hal keuangan. Bagaimana pun juga, usaha yang Minasan kerjakan dimulai bersama, tentunya dalam hal anggaran harus terbuka untuk menghindari konflik.
source: http://cdkn.org/2013/10/feature-putting-their-money-where-their-maps-are/?loclang=en_gb
Diakui atau tidak, uang menjadi masalah yang cukup sensitif. Mungkin dalam pikiran Anda terbiasa meminjam uang kepada sahabat dan begitu pun sebaliknya. Tidak ada perkelahian yang terjadi saat dia atau Anda lupa mengembalikan uang yang dipinjam tersebut.
source: http://laruno.com/bisnis/tips-berbisnis-bersama-sahabat/
Ketika melakukan kerjasama dengan sahabat, akan ada banyak hal sensitif yang dapat mempengaruhi hubungan kalian berdua. Jadi, sikap saling jujur merupakan hal terpenting dalam bisnis kalian. Katakan perlahan dan jangan pakai emosi bila ada yang enggak sesuai dengan kemauan kita. Cari solusi bersama dan pembagian tugas yang adil.
source: http://www.kawankumagz.com/read/bisnis-bareng-sahabat-why-not

Waktu Luang untuk Sahabat

Meskipun menjalankan usaha bersama menyita banyak waktu, carilah waktu yang kosong untuk dihabiskan bersama sahabat. Menjalani pekerjaan bersama sahabat haruslah bersikap profesional, namun menjalani persahabatan juga butuh waktu untuk membuang kepenatan.
Luangkan waktu Anda untuk sekedar menjadi teman. Bergosiplah. Bicarakan tentang selebritis, atau Piala Dunia, jika itu membuat Anda nyaman.
source: http://log.viva.co.id/frame/read/IGh0dHA6Ly9zdHVkZW50cHJlbmV1ci5jby90aXBzLW1lbXVsYWktYmlzbmlzLWRlbmdhbi1zYWhhYmF0LXdhbml0YS1hbmRhLw==
Di tengah kesibukan kita, seharusnya tetap meluangkan waktu untuk refreshing. Saat meluangkan waktu, jangan pernah bahas apapun soal bisnis kalian. Jalani aktivitas yang biasa kalian lakukan dan hindari konfrontasi karena hal yang sepele.
source: http://www.kawankumagz.com/read/bisnis-bareng-sahabat-why-not

Tunjukkan Apresiasi

Seburuk apapun kondisi yang dihadapi, pastikan selalu memberi apresiasi pada sahabat bahwa ia menjalankan usahanya dengan baik. Jangan menciptakan konflik baru dengan merendahkan kerja keras sahabat, kecuali jika sahabat Minasan bisa menanggapinya sebagai candaan.
Buatlah ungkapan terima kasih di setiap pekerjaan yang terselesaikan dan bersikap ramahlah menghadapi kritikan. Dalam aturan berbisnis, amat mudah mengabaikan aturan dasar seperti ini. Jangan meminta partner atau kontribusi mereka untuk tujuan tertentu. Di suatu hari, Anda dan sahabat Anda bekerja sama untuk sesuatu yang berarti dan memiliki tujuan yang sama.
source: http://www.fastcompany.com/3030967/ask-the-experts/ask-the-experts-is-it-a-bad-idea-to-start-a-business-with-my-spouse